Kuningan Terkini - Nyaris hampir 3 bulan dunia dibuat heboh dengan adanya musibah penyebaran wabah virus covid 19 (Corona -red ). Adanya musibah penyebaran wabah penyakit tersebut membuat orang-orang menjadi panik, keresahan dan serta rasa panik tersebut menjalar sampai ke wilayah Jawa Barat, khususnya warga masyarakat kabupaten Kuningan.
Selain membuat resah dan rasa panik, merebaknya wabah virus covid 19 membuat perekonomian di wilayah Kuningan menjadi terganggu. Bahkan, anggaran dana yang sudah alokasikan untuk kegiatan roda dipemerintahan, baik pemerintahan pusat, provinsi, Kabupaten dialihkan sementara untuk menanggulangi penyebaran wabah penyakit virus corona.
“Adanya virus corona nyaris hampir 3 bulan ini, kami melihat bahkan mendengar semua pihak pemerintahan baik pusat, propinsi, kabupaten maupun pemerintahan desa, para pemimpinnya secara sigap langsung turun lakukan sosialisasi atau social distancing,” kata Apip syarifudin didampingi Taufik rachmandani beserta rekannya, yang kesemuanya adalah pengurus Karang Taruna Kelurahan Cijoho, Selasa (28/04/20).
Terkait anggarannya kata Apip, otomatis pasti sudah ada untuk hal tersebut, namun anehnya di wilayah cikawung cijoho, baik di RT.011/12 , dusun kliwon yang kesemua ada 4 RT, sampai saat ini tidak ada sama sekali dilakukan pihak kelurahan, apalagi lurah dan staffnya lakukan sosialisasi kewarga yang ada disini. “Sampai saat ini belum terlihat." Tegasnya.
Pada beberapa awak media, Apip juga menerangkan, Ia sudah beberapa kali bertanya pada pak lurah serta beberapa pihak pegawai kelurahan, untuk masalah membuat posko pencegahan, ataupun kapan akan ada penyemprotan disenfektan ataupun pembagian masker kewarga cijoho, seperti kelurahan ataupun desa-desa lain, yang sudah bergerak melakukan sosial distancing secara eatafet.
Namun pihak kelurahan disini (cijoho -red) menjawab pihak kelurahan tidak mempunyai anggaran untuk lakukan kegiatan tersebut. Akhirnya warga dusun kliwon, yang kesemuanya ada 4 RT, dengan sigap lakukan pengumpulan uang secara massal dan melakukan penyemprotan disenfektan serta mendirikan posko pencegahan karantina parsial wilayah.
“Ya, harapan kami sebagai warga dusun kliwon, cobalah pihak aparat pemerintahan kelurahan cijoho untuk tanggap lakukan sosialisasi pada warga disini, walau tidak ada anggaran sekalipun, untuk menyikapi adanya musibah ini," pungkasnya (Hans)