Kuningan Terkini - Mendagri, Tito Karnavian menepati janjinya untuk hadir secara langsung dalam acaara launching pembagian 1,2 juta masker di Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/08/2020). Kehadiran mantan Kapolri ke Kuningan ini, merupakan realisasi dari ‘tantangan’ Mendagri kepada para kepala daerah, apabila ada daerah yang bisa lakukan gerakan sejuta masker.
“Selain itu, kahadirannya ke Kuningan, tentunya sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap pemerintah daerah yang memiliki gagasan dan program riil dalam melakukan gerakan melawan Covid-19,” kata Tito menjelaskan.
Gerakan bagi masker dan sosialisasi menggunakan masker kata Tito, harus terus dikampanyekan secara masif. Karena, belum tentu semua orang paham akan virus, termasuk para ahli jika menemui virus baru, mereka harus belajar kembali mengenai virus tersebut.
“Berdasarkan hasil penelitian, jika setiap orang menggunakan masker, terutama di tempat publik dan saat bertemu denganorang lain, itu bisa mengurangi potensi penularan. Kurva penularan bisa berkurang. Bahkan ada yang menyatakan, potensi penularan bisa berkurang 50 persen dan 60 persen,” terangnya.
Gerakan pembagian masker ini sambungnya, tidak bersifat top down. Artinya, tidak hanya diinisiasi dan dimobilisasi oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Gerakan pembagian masker ini bisa jadi gerakan bersama, termasuk didalamnya oleh elemen masyarakat di luar pemerintah. "Sehingga semua elemen bergotong royong dalam gerakan pembagian masker ini,” paparnya.
Sementara, Bupati Kuningan, H Acep Purnama, Sh, MH menjelaskan, program gerakan sejuta masker di canangkan, karena menggunakan masker sangat efektif untuk mencegah dan menekan penyebaran virus covid-19. Selain itu, gerakan ini merupakan salahsatu bentuk dukungan pada program nasional dalam memutus mata rantai covid -19.
“Kami harapkan, penggunaan masker ini dapat dibudayakan dan menjadi adaptasi kebiasaan baru di kabupaten kuningan agar penularan covid-19 dapat diminimalisir,” pungkasnya.(j’ly)