Kuningan Terkini - Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih terus mendera di seluruh pelosok negeri, menghantam perekonomian warga Jawa Barat, termasuk di dalamnya Kabupaten Kuningan yang mendapat predikat Kabupaten termiskin nomor satu se Jabar, disusul Indramayu, Sumedang, Cianjur dan Kota Cirebon.
Menurut Sekjen PEKAT IB Kuningan, Nana Mulyana Latif, kondisi ini, berbanding terbalik dengan perilaku pejabat di Dinas gemuk di tataran pemerintah Kabupaten Kuningan yang menghambur-hamburkan uang rakyat dengan melakukan perbaikan jalan saat hujan turun. Tidak ada manfaaatnya sama sekali, karena hanya dalam hitungan hari jalan tersebut kembali rusak tidak kuat menahan gerusan air hujan.
“Sebagai bagian dari masyarakat Kuningan, Saya merasa sangat prihatin dengan kelakuan pejabat di Dinas PU & Tata Ruang (DPUTR) Kuningan yang telah menghambur-hamburkan uang rakyat. Akan bermanfaat jika dana tersebut dimanfaatkan untuk membantu masyarakat Kuningan yang saat ini kesulitan akibat pandemi covid-19,” kata Nana, Sabtu (30/01/2021).
Dengan diraihnya predikat Kuningan sebagai Kabupaten termiskin se Jabar kata Nana, seyogyanya hal ini menjadi pemicu semangat untuk mendorong pemerintah daerah Kuningan agar bisa bangkit dan pulih dari kabupaten termiskin se-Jabar. Bukan sebaliknya, hanya menghamburkan uang rakyat.
“Hal ini tentunya sangat mencederai kami sebagai masyarakat Kabupaten Kuningan yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi covid-19 yang berkepanjangan,” tegasnya.
Diakhir perbincangan, Nana meminta pihak terkait untuk mengusut tuntas proyek perbaikan jalan yang dilaksanakan oleh Dinas PU & Tata Ruang Kabupaten Kuningan. “Jika salah katakan salah, benar katakan benar. Sehingga semuanya terang benderang dan kejadian ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.(j’ly)