Kuningan (KaTer) - Perayaan malam tahun baru di kota-kota besar, sepertinya sudah tidak aneh lagi. Bahkan, sudah menjadi hal yang wajar dan telah wajib di rayakan terutama kaum muda remaja saat ini. Perayaan malam tahun baru ini tidak luput dengan pesta kembang api serta tiupan terompet.
Seperti halnya di Kabupaten Kuningan, pada malam tahun baru, Selasa (31/12/2013) lautan manusia memadati obyek wisata seperti Waduk Darma, Linggarjati, Sangkanhurip, Balong Dalem, Paniis dan obyek wisata lainnya di wilayah Kabupaten Kuningan. Akibatnya, jalan utama yang menuju tempat lokasi wisata tejadi kemacetan yang sangat panjang, sehingga membuat polisi yang rela tidak kumpul dengan keluarga dibuat sibuk untuk mengurai kemacetan.
Tidak saja di obyek wisata, di pusat kota Kuningan, tepatnya di taman kota Kuningan dan di lapangan Pandapa Paramartha penuh sesak oleh ribuan warga Kuningan yang ikut bergoyang sesuai dengan irama reggae yang ditampilkan artis lokal maupun ibu kota untuk menghibur warga masyarakat Kuningan dalam perayaan malam pergantian tahun.
Bukan hanya warga asli Kuningan yang memadati malam tahun baru, dari luar kota Kuninganpun banyak yang turut serta dalam perayaan tahun baru ini. Sehingga ruas jalan di Kuningan macet total di selimuti oleh banyaknya kendaaran motor, bus luar kota dan kendaraan pribadi lainnya. Pedagang kaki lima juga memadati ruas jalan, kota Kuningan menjajakan berbagai minuman maupun makanannya, pedagang dadakan juga terlihat disana.
Dari tahun ke tahun, fenomena perayaan pergantian tahun ini terus berlangsung. Semoga, di tahun yang baru ini, Kabupaten Kuningan yang sudah maju, akan semakin maju dan menjadi kota yang aman, damai dan bebas korupsi. (j’ly)