Pemerintahan

Tahun 2013, Kuningan Surplus Beras

Kadis Pertanian, Ir Bunbun Budhyasa

Kuningan (KaTer) - Musim penghujan, merupakan waktu yang tepat untuk menanam padi. Untuk Kabupaten Kuningan, terdapat 28.846 ha lahan pertanian untuk bahan baku sawah. Demikian disampaikan Kadis Pertanian, Ir Bunbun Budhyasa kepada KaTer diruang kerjanya, Kamis (16/1/2014).

“Tanaman padi sangat membutuhkan banyak air untuk kesuburannya, oleh sebab itu ketika musim penghujan mulai datang, lahan persawahan akan memiliki kandungan air yang cukup bahkan sumber-sumber pengairan untuk ketersediaan air selanjutnya sudah tersedia, maka pada waktu itulah tanaman padi akan tumbuh baik dan tidak kekurangan air,” katanya.

Selain itu kata Bunbun, lahan kering pada musim hujan, memberikan peluang kepada petani menambah hasil pangan. Hasilnya sebagai penyangga pangan baik secara nasional maupun lokal daerah pertanian yang bersangkutan. "Sawah yang bisa dimaksimalkan pada musim penghujan ya lahan kering," katanya.

Terkait potensi sawah yang terus berkurang sambung Bunbun, penerapan teknologi harus berjalan dengan baik. Petani harus menggunakan tekhnologi anjuran, paketnya ada 13 hingga 19 paket. Namun yang paling utama, petani harus fokus ke penanaman benih.

“Dalam penanaman benih ini, petani wajib menggunakan benih unggul berlabel dan wajib menanam dengan sistem legowo. Setiap rumpun, benihnya 2 biji dengan umur benih 14 hingga 15 hari,” terangnya.

Pada tahun 2013 kata Bunbun, Kabupaten Kuningan surplus beras. Untuk tahun 2014, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan produksi beras melalui budidaya tanaman sehat dan pengendalian hama terpadu (PHT). Misalnya dengan intensifikasi pengamatan tanaman dan pengembangbiakan musuh alami hama.

“Insya Allah padinya akan sehat dan berasnya akan bagus. Kalau beras yang tidak bagus, pagi dimasak, sorenya pasti basah. Kalau beras yang baik, jika pagi dimasak, pada sore hari tidak akan basah. Itu ciri beras yang sehat,” pungkasnya.(j’ly)


Fishing