Hukum

Identitas Mayat Pasar Sukaraja Terungkap

ilustrasi

 

Kuningan (KaTer)Sesosok mayat laki-laki, ditemukan Selasa (07/01/2014)  sekitar pukul 05.30 pagi, di Pasar Sukaraja Ds Sukaraja Kec Maleber Kuningan, korban meninggal dunia dengan posisi tertelungkup. Hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh pihak kepolisian setempat, korban bernama Koniman, lahir di Kaliseno, 27 Agustus 1958, pekerjaan Ojeg, Alamat Dsn I Rt.04 Rw. 01 Ds. Cikahuripan Maleber Kuningan.

 

Hasil pemeriksaan Dokter Kesehatan Polres Kuningan, Dokter Roby dan Dokter Puskesmas Maleber, Dokter H. Sarman Agustani bertempat di Puskesmas Kec. Maleber Kuningan kepada sejumlah awak media menjelaskan, korban mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan sebelumnya pernah menderita gejala stroke awal. Selain itu, kondisi mayat dahi kanan luka lecet ± 2,5 cm x 1 cm, bibir atas luka ± 1,5 cm x 0,5 cm, bibir bawah luka ± 4 cm x 1,5 cm, telinga kiri luka lecet ± 0,5 cm. Dan ditemukan kotoran feces dan keluar sperma pada daerah kemaluan yang sudah dicukur sebelumnya.

Salah seorang saksi, Makmun bin H.Tolib menuturkan, sekira pukul 04.00 pagi melihat  korban (Koniman, red) sedang menyimpan belanja sayuran di motor. Setelah menyimpan belanjaan, korban masuk ke warung kopi milik Ibu Suyi. Namun tidak terlihat lagi pada saat dirinya bersama Aas (penumpang ojeg langganan) hendak pulang mencari korban.

“Padahal motor honda Supra Fit X warna hitam No.pol. E 4341 YE milik korban berada di sekitar warung dengan kunci sepeda motor yang masih tergantung, namun korban tidak ada karena kondisi masih dalam keadaan gelap,” terangnya.

Barulah pada pukul 05.30 pagi, Rini Melinda Pedagang asal Dusun Modin Rt. 01 Rw. 02 Ds. Mandalajaya Maleber Kuningan, melihat seseorang dengan posisi tertelungkup di saluran air dekat warung ketika akan membuang sampah, selanjutnya Ia melapor kepada Ibunya dan teriak meminta tolong sehingga datang warga yang berada sekitar pasar.

Berdasarkan keterangan keluarganya, Casma warga Ds. Cikahuripan Maleber, korban sering mengeluhkan sakit karena penyakit diabetes dan darah tinggi yang di deritanya, dan korban sering mengkonsumsi obat jenis Bodrek pada saat terasa pusing dan sekali minum sekaligus 2 tablet.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Maleber tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan dan luka pada korban akibat dari jatuh dan benturan serta di gigit sawah karena pada saat ditemukan di luka bibir dan kening korban terdapat kepiting sawah.(AND)


Fishing