Kuningan (KaTer) - Kejadian ambruknya 2 ruang kelas dan 1 ruang unit kesehatan siswa (UKS) TK Sekolah Berstandar Internasional (SBI) Cikaso Kramatmulya-Kuningan membuat jajaran Komisi C DPRD Kuningan turun tangan. Bahkan, Komisi C langsung meninjau lokasi kejadian tersebut sekira pukul 09.00 WIB, Rabu (22/1/2014).
Ketua Komisi C Nuzul Rachdi kepada sejumlah wartawan di lokasi mengatakan, pasca meninjau langsung tempat kejadian, ia belum bisa menyimpulkan kejadian tersebut apakah dari faktor alam atau teknis. Tapi, atas kejadian ini ia meminta kepada para pengembang untuk tidak mengurangi volume kontruksi bangunan.
“Saya minta kepada pengembang jangan sekali-kali mengurangi volume kontruksi bangunan yang direncanakan di RAB. Karena resikonya bisa menyebabkan bangunan ambruk seperti kejadian di TK SBI Cikaso,” katanya dengan tegas.
Berkaitan dengan ini pun, pihak Komisi C berencana akan melakukan pemanggilan kepada pihak terkait. “Insya Allah kita akan memanggil pihak terkait yang bersentuhan langsung dengan pembangunan RSBI,” pungkas Zul. (DHE)