Ekonomi
Transaksi Digital Meningkat, Qris Semakin Diminati
- Details
- Published on Thursday, 25 June 2026 08:47
- Written by Saifa
- Hits: 581
Kuningan Terkini - Penggunaan dompet digital dan pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin meningkat dan semakin diminati masyarakay Kabupaten Kuningan. Kemudahan bertransaksi tanpa uang tunai membuat masyarakat mulai beralih ke sistem pembayaran digital, baik saat berbelanja di toko, kafe, maupun usaha kecil lainnya.
Pemilik UMKM kuliner di Kuningan, Siti Nurhayati (35), mengaku penggunaan QRIS membantu mempermudah transaksi dengan pelanggan. Tren ini sejalan dengan pertumbuhan transaksi digital secara nasional termasuk didalamnya Kabupaten Kningan.
"Dulu sebagian besar pembeli menggunakan uang tunai. Sekarang banyak yang langsung membayar lewat QRIS. Prosesnya lebih cepat dan saya tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian," katanya, Kamis (25/06/2026).
Menurut Siti, sejak menyediakan pembayaran digital, jumlah pelanggan yang menggunakan QRIS terus bertambah, terutama dari kalangan anak muda dan pekerja. "Hampir setiap hari ada pelanggan yang membayar menggunakan QRIS. Bahkan ada yang memang tidak membawa uang tunai sama sekali," tambahnya.
Hal serupa dirasakan oleh pembeli. Fina (20), seorang mahasiswa di Kuningan, mengatakan bahwa pembayaran digital membuat aktivitas belanja menjadi lebih praktis dan efisien. "Saya lebih sering menggunakan dompet digital atau QRIS karena lebih cepat dan tidak perlu membawa banyak uang tunai. Tinggal scan, pembayaran langsung selesai," katanya.
Penggunaan dompet digital kata Fina, juga memudahkan dirinya dalam mengontrol pengeluaran sehari-hari. "Semua transaksi tercatat di aplikasi, jadi saya bisa melihat berapa uang yang sudah digunakan untuk belanja atau kebutuhan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Sidik (24), penjual Teh Poci di wilayah Kuningan, mengaku mulai menyediakan layanan QRIS setelah banyak pelanggan menanyakan metode pembayaran non-tunai. "Awalnya saya hanya menerima pembayaran tunai. Namun sekarang banyak pembeli yang lebih memilih membayar dengan QRIS karena lebih praktis," katanya.
Sidik menilai penggunaan QRIS memberikan keuntungan bagi pedagang karena transaksi menjadi lebih cepat dan mengurangi risiko kesalahan saat memberikan uang kembalian. "Kalau pembeli tidak membawa uang tunai, mereka tetap bisa membeli. Ini cukup membantu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan," tambahnya.
Meski demikian, beberapa pedagang berharap kualitas jaringan internet di sejumlah lokasi dapat terus ditingkatkan agar transaksi digital dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan.
Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS dan dompet digital, masyarakat serta pelaku usaha di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk mendukung aktivitas ekonomi yang lebih cepat, aman, dan efisien.(Saifa)




