Aneka
GalianTanah Merah Ganggu Warga BTN Caracas
- Details
- Published on Thursday, 27 February 2014 16:36
- Written by Andry
- Hits: 37276
Kuningan (KaTer) - Sejumlah warga kawasan BTN Caracas hingga Cibuntu, tidak jauh dari proyek penggalian tanah merah mengeluh. Pasalnya, dampak eksploitasi tanah merah sangat mengganggu, selain jalan jadi kotor, juga licin akibat hilir mudiknya kendaraan proyek disekitar kawasan lokasi galian.
Berdasarkan pantauan dilapangan menyebutkan, pengerukan tanah merah ini setinggi kurang lebih 20 meter. Selain pekerja yang sedang menggali tanah merah, tampak juga alat berat (beko,red) sedang mengeruk tanah merah untuk selanjutnya dimuat ke kendaraan proyek.
“Memang tidak sedikit, para pengandara khususnya motor yang mengeluhkan kondisi jalanan. Apalagi saat musim penghujan, tak sedikit yang menjadi korban akibat jalanan licin dipenuhi tanah merah,” kata Agus Riyanto, salah seorang warga setempat kepada KaTer, Kamis (27/2/2014).
Makanya kata Agus, tak aneh apabila jalan di sekitar areal pengerukan menjadi sedikit becek dan licin jika turun hujan. Hal ini karena, setiap harinya kendaraan proyek mengangkut tanah merah, dan tidak sedikit tanah merah yang tercecer hingga jalan di kawasan BTN Caracas hingga Cibuntu menjadi kotor dan licin.
“Kami harap, ijin pengerjaan proyek galian tanah merah itu dikaji ulang. Pihak terkait harus memikirkan dampak yang terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung. Apalagi terhadap dampak lingkungan sekitar yang tak jarang kurang memberi keuntungan masyarakat setempat,” harapnya.
Sementara Kades Caracas, Ono menuturkan, pihaknya tidak mengetahui persis, adanya keluhan dari beberapa warga dan sejumlah pengendara motor terhadap aktivitas pengerukan tanah di wilayah desanya.(AND)




