Tue10032026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_March+0700RMarPMWIB_0PMthWIB1772811330+07:00FriPMWIBE

Aneka

Diskusi Publik BEM Unisa, Soroti Masa Depan Gunung Ciremai

Diskusi Publik bertajuk Menjaga Ciremai, Membuka Tabir Konservasi Ciremai

Kuningan Terkini- Isu konservasi Gunung Ciremai kembali mengemuka dalam Diskusi Publik bertajuk Menjaga Ciremai, Membuka Tabir Konservasi Ciremai yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan, Sabtu (17/1/2026), di Kopi Hawwu, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan yang digagas BEM UNISA 2026 Kabinet Satyagraha ini menghadirkan unsur pemerintah daerah, DPRD, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), aktivis lingkungan, serta mahasiswa. Diskusi berlangsung terbuka dan kritis, menyoroti masa depan Gunung Ciremai di tengah tantangan pembangunan dan wacana pemanfaatan energi geothermal.

Ketua BEM UNISA Kuningan, Muhammad Saefullah Rohman, dalam sambutannya menyampaikan, forum diskusi lahir dari kegelisahan bersama terhadap kondisi kawasan konservasi Ciremai yang dinilai mulai dihadapkan pada berbagai kepentingan di luar aspek pelestarian.

“Gunung Ciremai bukan sekadar ikon daerah atau pemandangan indah, tetapi ruang hidup dan penyangga keseimbangan alam. Jika rusak, dampaknya tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Terkait adanya wacana pemanfaatan geothermal di wilayah konservasi kata Muhammad, memunculkan pertanyaan serius, tidak hanya soal energi, tetapi juga menyangkut etika lingkungan, keberpihakan kebijakan, dan keadilan ekologis.

“Melalui diskusi ini, mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu mengambil posisi yang jelas dalam menjaga Ciremai ke depan.

Sementara, Asda II Setda Kuningan, Wawan Setiawan, yang hadir mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga Gunung Ciremai sebagai kawasan konservasi. Gunung Ciremai telah ditetapkan sebagai kawasan pelestarian alam dengan status Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) sejak 2004, yang merupakan kasta tertinggi dalam pengelolaan kawasan konservasi.

“Berbicara Ciremai berarti berbicara masa depan. Ciremai adalah sistem penyangga kehidupan, pusat keanekaragaman hayati, dan sumber air bagi wilayah Kuningan hingga Cirebon,” kata Wawan.(TU)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing