Aneka
Dinilai Ganjil, FP3R Tolak Pembangunan PLPR
- Details
- Published on Thursday, 17 December 2015 20:13
- Written by Hari Safiarri
- Hits: 32397
Kuningan Terkini, Bandung - Setelah sebelumnya bertemu dengan mantan Gubernur Jabar, Mang Ihin (Solihin GP – Red) di kediamannya di Cisitu Indah, kini giliran Kang Eka Santosa yang saat ini aktif dengan gerakan hejonya disambangi Forum Peduli Pantai Palabuhan Ratu (FP3R). Dalam pertemuan ini, FP3R mengadukan Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR) yang dinilai banyak keganjilan.
“Baru saja kami bertemu Mang Ihin (Solihin GP – Red) di kediamannya di Cisitu Indah. Sekarang kami temui Kang Eka,” kata Erlan Effendy didampingi isterinya Toni Ellen ketika ditemui di kediaman Eka Santosa, belum lama ini.
Dengan Gerakan Hejo-nya kata Erlan, Mang Ihin akan menindaklanjuti pengaduannya terkait Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional. Banyak keanehan dalam pembangunannya, terutam soal dampak lingkungannya.
“Ini buktinya, buku ANDAL Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional, pemerakarsanya Dishub Provinsi Jabar. Banyak yang ganjil dalam kajiannya. Malah hasil copy paste dari kajian sejenis di daerah lain masuk disini. Tim perumusnya kecolongan,” seru Erlan dengan penuh keheranan diselingi tawa bernada miris.
Pantai ini sambung Erlan, satu-satunya di Palabuhan Ratu yang biasa dikunjungi wisatawan. Banyak yang belajar surfing disini. Kalau sudah agak mahir, baru di pantai Cimaja. Menurut rencana, “Kalau proyek ini jadi, banyaklah dampak negatif yang muncul. Padahal kalau untuk pelabuhan sejenis bisa dibuat di pantai lain. Kajian lingkungannya tak cermat, malah ceroboh,” sindirnya.
Sementara, menurut Eka Santosa, langkah pemerintah setempat yang mengangkangi masyarakat setempat, perlu dikaji ulang secara seksama. “Apalagi diduga dalam pembebasan lahannya banyak yang bermain,” ucapnya.
Lebih jauh Eka mengatakan, pada 23 Desember 2015 mendatang, di Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung, Ia akan menggelar saresehan tentang keperihatinan ikan lokal (endemik) di Jawa Barat. “Buku ANDAL ini sedang saya pelajari. Rekan saya Susi Pudjiastuti (Menteri KKP- red) dan Rizal Ramli (Menko Bidang Kemaritiman – red), sudah saya kontak barusan ini. Mereka sedang mengkajinya,” terangnya.(Hari Safiarri)





Comments
that this site needs much more attention. I'll probably be back again to read
through more, thanks for the advice!
your website got here up, it seems to be great. I've bookmarked it in my
google bookmarks.
Hello there, simply changed into alert to your weblog through Google, and found that it
is truly informative. I am gonna watch out for brussels.
I will be grateful if you happen to proceed this in future.
A lot of folks might be benefited from your writing.
Cheers!
also pay a quick visit this webpage on regular basis to
obtain updated from hottest reports.
Is it tough to set up your own blog? I'm not very techincal but I can figure things out pretty fast.
I'm thinking about making my own but I'm not sure where to
begin. Do you have any tips or suggestions?
Thanks
RSS feed for comments to this post