Olahraga
Kemenpora Beri Bantuan Parasut Paralayang
- Details
- Published on Wednesday, 14 January 2015 22:19
- Written by Andry
- Hits: 47040
Kuningan Terkini - Guna mengoptimalkan prestasi salah satu cabang olahraga yang terbilang cukup baru di Kabupaten Kuningan, Cabor Paralayang mendapatkan bantuan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Secara simbolis, Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda menerima bantuan Kemenpora RI sebanyak dua unit fasilitas peralatan perasut paralayang, di ruang aula rapat Bupati Kuningan, Rabu (14/1/2014).
Kemenpora yang diwakili Kepala Bidang Organisasi Keolahragaan Kemenpora RI langsung menyerahkan dua unit perasut paralayang kepada Bupati Kuningan dengan didampingi pengurus cabor paralayang Kuningan.
“Peralatan tersebut nantinya dipergunakan untuk pembinaan atlet paralayang dibawah binaan pengcab paralayang Kuningan dan pengcab BAPOPSI Kuningan,” ujar Ketua Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Kuningan, Dede Koswara kepada sejumlah awak media usai penyerahan bantuan dari Kemenpora.
Dikatakan, sarana dan prasarana olahraga parasut sangatlah penting, selain untuk olahraga juga sebagai bentuk promosi pariwisata di Kabupaten Kuningan. Karena, pada setiap event paralayang, masyarakat selalu ramai berbondong-bondong ingin menyaksikan olaharaga parasut.
“Dengan adanya bantuan peralatan perasut, diharapkan para atlet bisa meningkatkan prestasinya,” katanya.
Dia menyampaikan, dalam setiap kegiatan latihan, altet paralayang biasanya melakukan latihannya di daerah Cileuweng Kelurahan Citangtu Kuningan, dengan ketinggian kurang lebih 500 meter, yang berjarak 3,5 kilometer dari pusat kota Kuningan.
“Jumlah atlet paralayang di Kuningan hanya baru dua orang. Meski baru berjalan satu tahun, pada Porda yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Bekasi, atlet paralayang Kuningan mendapatkan peringkat ke 6 untuk putri,” ujarnya.
Dikatakan, untuk wilayah Kuningan, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, merupakan lokasi yang cocok sebagai daerah sarana olahraga paralayang, terutama gantole. Kedepan juga diharapkan bisa menggelar event gantole nasional.
Sementara salah seorang altet paralayang Kuningan, Aulia mengaku bahwa dirinya terjun di dunia olahraga paralayang sejak setahun lalu, karena mengikuti jejak ayahnya yang bekerja di Angkatan Udara.
“Saya ingin seperti ayah saya yang bekerja di Angkatan Udara. Saya harap, ada perhatian lebih dari pemerintah Kabupaten Kuningan kepada atlet paralayang,” pintanya.(AND)




