Pendidikan
Dies Natalies ke-12, Uniku Santuni Anak Yatim
- Details
- Published on Sunday, 07 June 2015 18:11
- Hits: 30391
Kuningan Terkini - Memperingati dies natalies ke-12, Universitas Kuningan menyantuni 38 anak yatim piatu. Kegiatan santunan tersebut dilaksanakan di Masjid kampus setempat, Jumat (5/6/2015).
“Pemberian santunan ini sebagai wujud syukur Uniku karena telah berusai genap 12 tahun. Serta bentuk pengabdian akademis terhadap lapisan masyarakat,” kata Rektor Universitas Kuningan Dr H Iskandar MM usai memberikan santunan.
Dikatakannya, dalam usianya ke-12, kepercayaan dari pemerintah, kementerian dan masyarakat terhadap Uniku semakin baik.
“Animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke Uniku semakin baik. Akreditasi program studipun baik. Kita targetkan kedepan peringkat akreditasi institusi naik menjadi B,” ujarnya
Untuk mewujudkan hal tersebut, dosen Uniku sudah banyak yang bergelar doktor. Ada 10 orang dosen yang sudah doktor.
“Kualitas perguruan tinggi ditentukan oleh dosennya. Kedepan, dosen-dosen bergelar doktor akan makin banyak karena hingga saat ini masih ada yang masih menempuh studi S3 nya,” ucapnya.
Momentum dies natalies ini, Iskandar mengajak kepada civitas akademika untuk introspeksi diri serta memperbaiki komitmen. Karena tantangan kedepan semakin banyak.
“Banyak tantangan yang akan dihadapi. Kalau di sepakbola, Uniku itu berada di klasemen menengah. Karena itu, masih banyak yang harus dilakukan. Kalau soliditas internal terganggu, maka akan menghambat kemajuan Uniku. Saya mengajak agar kita semua memperbaiki komitmen sehingga Uniku mampu menyelenggarakan pendidikan dengan biaya terjangkau dan menjadi perguruan tinggi yang unggul,” bebernya.
Selanjutnya, Iskandar mengajak civitas akademik untuk menatap kedepan. Terutama posisi Uniku sekarang dan yang akan datang.
“Kita harus menganalisis tantangan, kekuatan, peluang kedepan. Kita juga harus memprogramkan kapan prodi terakreditasi B dan A. Hal tersebut diwujudkan dengan rencana strategis,” katanya.
Terakhir, ia mengajak agar warga Uniku berdoa. Agar apa yang dilakukan mendapat bimbingan dan support dari Yang Maha Kuasa Allah SWT.
“Bukan hanya diri kita, tapi keluarga juga turut berdoa demi kebaikan Uniku kedepan,” terangnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan Drs H Uri Syam MH, mengungkapkan, bahwa tantangan kedepan semua warga Uniku harus mampu mengimplementasikan regulasi.
“Posisi yayasan sudah jelas sebagai penyelenggara perguruan tinggi. Diharapkan semua dosen dan karyawan memahami regulasi yang dikeluarkan oleh yayasan dan mengimplementasikannya. Dan yang tidak kalah pentingnya, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela harus dilakukan agar pendidikan semakin baik,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam memperingati dies natalies ke-12, selain santunan kepada anak yatim, Uniku juga mengadakan kegiatan senam bersama, pertandingan tenis meja antar fakultas, loba kebersihan dan jalan santai di Obyek Wisata Sidomba Kuningan. (DHE)




