• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sun06092026

Last updateWIB3_SunAMWIBE_September+0700RSepAMWIB_0AMthWIB1788664297+07:00SunAMWIBE

Politik

KPU Bakal Gelar Kirab Pemilu Damai

Rapat persiapan deklarasi damai.

Kuningan (KaTer) - Guna memastikan kesiapan seluruh perangkat, KPU Kuningan bakal menggelar acara Kirab Pemilu Damai pada H-1 sebelum jadwal kampanye, tepatnya pada Sabtu 15 Maret 2014. Rangkaian acara tersebut direncanakan akan digelar mulai pukul 08.30 sampai 12.30 WIB, dengan mengambil start di Pandapa Paramarta dan finish di depan kantor KPU Kuningan. Selain itu, KPUD Kuningan akan melaksanakan tahapan krusial kampanye dalam bentuk rapat umum yang dijadwalkan pada tanggal 16 Maret hingga 5 April 2014.

Anggota KPU Kuningan Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Asep Z Fauzi, Rabu (12/3/2014) mengatakan, sebelum Kirab, acara diawali dengan pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai oleh Parpol peserta Pemilu di depan kantor Pemkab Kuningan. Setelah itu dilakukan pelepasan peserta Kirab oleh Bupati Kuningan didampingi penyelenggara Pemilu dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

“Naskah yang akan dibacakan oleh Parpol menggunakan naskah deklarasi yang sudah ditandatangani di Mapolres Kuningan pada tanggal 13 Februari 2014 silam,” katanya.

Secara teknis kata Asep, KPU sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan pihak-pihak terkait pada Selasa 11 Maret 2014 di Gedung KNPI Kuningan. Rakor sendiri dihadiri oleh jajaran Komisioner KPU, perwakilan 12 Parpol, Asda 1, unsur Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Pol PP, Kesbangpol, serta Kabag Tata Pemerintahan. Namun Panwaslu tidak bisa hadir karena seluruh personilnya tengah mengikuti kegiatan penting di Bandung.

“Tapi walaupun tidak bisa hadir secara fisik saya tetap terus berkoordinasi dengan pak Ujang (Ketua Panwaslu, red) lewat telpon,” ujarnya.

Dijelaskannya, rakor tersebut telah melahirkan beberapa kesepakatan mengenai kegiatan Kirab. Diantaranya terkait rondown acara, titik pemberangkatan, rute yang akan dilewati, penempatan urutan kendaraan peserta, serta tata tertib yang harus dipatuhi semua peserta. Atas kesepakatan itu, Asep optimis kegiatan Kirab berlangsung lancar sesuai rencana. Terlebih kesepakatannya muncul dari gagasan-gagasan Parpol dan telah dicocokkan dengan strategi pengamanan dari aparat terkait. “Salah satu poin pentingnya adalah batasan penggunaan kendaraan bagi Parpol,” ujarnya.

Semua Parpol sambung Asep, hanya dapat menggunakan maksimal 5 unit mobil roda 4 dan bukan model bak terbuka. Sementara untuk roda 2 masing-masing Parpol hanya boleh mengerahkan maksimal 20 unit. Batasan ini kata Asep, sudah sesuai dengan kesepakatan yang diambil dalam rakor dan sudah diketahui oleh Parpol dan aparat keamanan.

“Sesuai amanat dari pak Kabag Ops dan pak Kasat Lantas Polres Kuningan, kendaraan yang dipakai harus benar-benar layak dan tidak boleh memuat penumpang melebihi kapasitas. Kemudian semua pengemudi baik mobil maupun motor harus sudah memiliki SIM. Nah, khusus bagi peserta yang mengendarai motor semuanya wajib menggunakan helm standar (SNI, red). Kecepatan kendaraannya harus disesuaikan dengan kecepatan mobil Patwal yang ada di depan. Ini demi menghindari kecelakaan selama di perjalanan,” beber Asep.

Untuk rute lanjut Asep, diupayakan menyentuh semua daerah pemilihan (Dapil). Namun karena luasnya wilayah maka peserta Kirab hanya diarahkan melintasi daerah perbatasannya saja. Dapil 5 misalnya, hanya menyentuh kecamatan Kadugede lalu memutar ke arah Babatan menuju Sukamulya dan Gunung Keling. Dapil 2 hanya sampai pasar Kurucuk kecamatan Karamatmulya lalu menuju arah Desa Cikaso dan melewati jalan baru menuju Terminal Kertawangunan. Sementara untuk Dapil 4 hanya melintasi kawasan Luragung, setelah sebelumnya melewati kecamatan Ciawigebang dan kecamatan Cidahu di Dapil 3.

“Dari pasar Luragung, peserta Kirab akan langsung menuju titik finish di depan kantor KPU. Jalur yang akan dilewati antara lain kecamatan Lebakwangi dan kecamatan Garawangi. Kami berharap kegiatan ini betul-betul gebyar dan dapat menguji kesiapan kita menuju Pemilu tanggal 9 April nanti. Kemudian semua pihak di kabupaten Kuningan semakin terlecut untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu 2014 yang aman, damai, berintegritas dan bermartabat,” jelas Asep.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing