• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sat31102026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_October+0700ROctPMWIB_0PMthWIB1793349150+07:00FriPMWIBE

Hukum

Aktivis Pertanyakan Dana Sosialisasi Geothermal

Soekadi

Kuningan Terkini - Polemik mengenai rencana mega proyek geothermal yang akan dicanangkan di kawasan lereng Gunung Ciremai oleh PT Chevron tak kunjung usai. Setelah gagal melaksanakan dialog publik yang sudah diagendakan sebelumnya (10/12/14), kini masalah baru mulai muncul dan mendapat perhatian serius dari sebagian masyarakat Kuningan.

Aktivis Generasi Muda Pejuang Rakyat (GAMPAR), Soekadi mempertanyakan agenda dan dana sosialisasi geothermal yang dalam APBD tahun 2014 ada anggaran untuk sosialisasi tersebut.

“Dalam APBDP 2014 tertulis anggaran untuk sosialisasi geothermal sebesar Rp 200 juta. Namun kenyataannya, sampai saat ini sosialisasi tersebut belum pernah dilakukan. Ini patut dipertanyakan,” katanya, Sabtu (13/12/2014).

Bagi masyarakat yang terkena dampak geothermal lanjut Soekadi, sampai saat ini belum ada kejelasan kemana dana sosialisasi tersebut. Apakah sudah dilakukan sosialisasi atau belum.

“Saya belum dengar sosialisasi tentang geothermal dari pihak pemerintah kabupaten Kuningan pada tahun 2014. Padahal anggaran ada, tapi kenapa gak ada sosialisasi,” ungkapnya.

Selama ini, banyak warga Kuningan yang menunggu kejelasan mengenai Business Plan dan Depelopment Plan dari PT Chevron dengan luas Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) yang mencakup 158 desa.

“Masyarakat sampai sekarang belum tahu. Makanya kalau ada sosialisasi mau ditanyakan. Karena, ini bagian dari keterbukaan informasi publik,” pungkasnya. (BAY)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing