Hukum
Fakta Minta Dukungan TNI Awasi Korupsi
- Details
- Published on Thursday, 08 January 2015 20:01
- Written by Andry
- Hits: 37310
Kuningan Terkini - Sejumlah elemen Ormas/LSM Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Forum Aktivitas (Fakta) Kuningan, meminta dukungan untuk penuntasan kasus korupsi yang ada di Kuningan. Kali ini, Fakta Kuningan meminta dukungan kepada pihak TNI khususnya Kodim 0615/Kuningan untuk bersama-sama mengawasi tindak pidana korupsi di wilayah Kuningan.
Dalam kunjungannya, Fakta juga menyampaikan surat pernyataan bersama tentang penegakan keadilan dan supremasi hukum dalam konteks pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Hal tersebut masih serupa dengan apa yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, saat menemui Kepala Kejari Kuningan Suwito SH di kantornya.
Kali ini, Dandim 0615/Kuningan Letkol CZi Dindin Kamaludin SIP secara terbuka langsung menemui sejumlah Ormas/LSM seperti Barisan Rakyat Kuningan (Barak), Front Marhaenis, Gerakan Anti Maksiat (Gamas), Gabungan Inisiatif Anak Siliwangi (Gibas), Komunitas Anak Bangsa dan Padepokan Silat Panglipur Galuh untuk melakukan Audensi.
“Pemberantasan korupsi memang tidak bisa dilakukan hanya satu pihak. Banyak elemen dalam kehidupan demokrasi yang harus turut bersama-sama untuk mencegah dan mengawasi,” ucap Ketua Front Marhaenis Dani Iskandar SE saat ditemui KaTer usai audensi dengan Dandim 0615/Kuningan, Kamis (8/1/2014).
Dia mengatakan, bahwa pejabat baik eksekutif, legislatif dan yudikatif harus mempunyai komitmen kuat terhadap penegakan hukum. "Kalau itu jalan semua komitmennya pasti bisa," katanya.
Sementara Dandim 0615/Kuningan Letkol CZi Dindin Kamaludin SIP, menyambut baik kedatangan dari berbagai elemen Ormas/LSM Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Forum Aktivitas (Fakta) Kuningan. Audensi yang dilakukan, selain untuk saling bertukar pikiran terkait kondisi situasi wilayah Kuningan saat ini, hal ini tentunya sebagai media silaturahmi antara Kodim 0615/Kuningan dengan Fakta Kuningan.
“Kami merespon positif, kegiatan pemberantasan korupsi memang harus dilakukan secara utuh dari elemen masyarakat hingga para pengguna anggaran negara. Saya kira, keberadaan mereka (Fakta Kuningan, red) merupakan salah satu elemen masyarakat yang tentunya bisa membantu untuk mengawal roda pemerintahan Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Dandim menuturkan, Fakta Kuningan tidak bisa dipandang sebelah mata, karena bisa bersinergis dengan pihak pemerintah untuk menjalankan roda pemerintahan secara baik. “Silahkan ingatkan saya, apabila dalam melangkah khususnya bidang keamanan terlalu kontroversi atau lunak dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai TNI,” katanya.
Dirinya mengajak kepada semua elemen masyarakat, untuk berpikir konstruktif demi kemajuan bangsa khususnya masyarakat Kuningan. Peran TNI itu sendiri dalam penegakan supremasi hukum, tentunya hanya bersifat mendukung. “Ayo, mari kita sama-sama tegakan supremasi hukum. Kami dengan Polres, Kejaksaan maupun Pemda sifatnya hanya berkoordinasi,” pungkasnya.(AND)




