• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Fri30102026

Last updateWIB3_ThuAMWIBE_October+0700ROctAMWIB_0AMthWIB1793240105+07:00ThuAMWIBE

Hukum

Urai Kemacetan, Satlantas Penggal Jalan

strategi rekayasa jalan dengan upaya penggal jalan

Kuningan Terkini - Upaya mengantisipasi sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas yang kian padat di sejumlah ruas jalan Kabupaten Kuningan, Sat Lantas Polres Kuningan membuat strategi rekayasa jalan dengan upaya penggal jalan. Penggal jalan dengan menggunakan kerucut beton tersebut, sudah dipasang dibeberapa titik, seperti di sepanjang Jalan Siliwangi, mulai depan Toserba Griya Yogya hingga Taman Kota.

Penggal jalan ini dilakukan, sebab arus kendaraan disejumlah titik jalan t sudah padat merayap. Terutama terjadi pada kisaran pukul 10.00 WIB hingga sore hari.Selain jalan raya siliwangi, Satlantas Polres Kuningan merekayasa di perempatan Citangtu menjadi satu jalur dari arah selatan menuju jalan Dewi Sartika.

Kemudian satu jalur juga diberlakukan di jalan Ahmad Yani mulai BRI Kuningan hingga perempatan juwita. Alhasil, jalan tersebut terbagi dalam 2 jalur. Yakni jalur cepat dan jalur lambat. Jalur lambat diperuntukan bagi angkutan kota dalam menaikan dan menurunkan penumpang, sedangkan jalur cepat bagi kendaraan umum. Kepadatan pun bisa terurai dengan baik.

Kapolres Kuningan, AKBP Jhony Iskandar melalui Kasatlantas AKP Iwan Setiawan kepada KaTer disela-sela tugasnya mengatur lalin, Senin (13/7/2015), mengakui arus kendaraan di beberapa ruas jalan kota, khususnya Jalan Siliwangi sudah padat. Kepadatan terjadi akibat mulai banyaknya orang berbelanja untuk kebutuhan lebaran, mudik dan lain-lain.

“Untuk itu, kita upayakan rekayasa jalan ini, agar masyarakat nyaman. Selain Jalan Siliwangi, rekayasa jalan juga akan diterapkan dibeberapa titik rawan kemacetan. Seperti Pasar Cilimus, objek wisata Linggajati dan Pasar Ciputat Ciawigebang,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya telah membuat 6 Pos Pam di Cilimus, Bojong, Manis, Taman Kota, Darma dan Ciawigebang. Ada pula Pos Simpatik untuk melayani kesehatan pemudik, bengkel, tempat istirahat dan lain-lain, di Rest Area Bandorasa Wetan. Kemudian Pos Gatur di 32 titik, serta Pos Pantauan di perbatasan Desa Mandirancan dan Desa Cibingbin.

“Kepadatan kendaraan sekarang belum merata. Kepadatan puncak sepertinya akan terjadi pada H min 2 lebaran dan mulai H plus 1. Terlebih masa liburan cukup panjang,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing