• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Thu29102026

Last updateWIB3_ThuAMWIBE_October+0700ROctAMWIB_0AMthWIB1793240105+07:00ThuAMWIBE

Hukum

IKC Gelar seminar Savety Driving

seminar Savety Driving

Kuningan Terkini - Momentum Anniversary yang ke 6, dimanfaatkan para pecinta otomotif khususnya Indonesian Kijang Club (IKC) Kuningan untuk menggelar seminar Savety Driving di aula resort Sangkan Aqua Park Cilimus Kuningan, Minggu (29/11/2015). Dengan menggandeng Satlantas Polres Kuningan, sedikitnya 20 cabang IKC yang tersebar sewilayah nusantara berkomitmen bakal menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Acara ini merupakan rangkaian dari Anniversary ke 6 Tahun IKC Kuningan. Seminar Savety Driving merupakan wujud komitmen kami agar lebih memahami aturan dalam berkendara, sehingga bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya dalam tertib berlalu lintas,” ucap Ketua Panitia Anniversary IKC Kuningan, Rijal.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh anggota IKC se Nusantara yang telah berkenan hadir dalam peringatan Anniversary IKC Kuningan yang ke 6 Tahun. Selain dihadiri langsung Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama juga hadir anggota IKC dari 20 cabang kabupaten/kota lainnya seperti Cirebon, Bandung, Tasikmalaya, Lampung, Bukit Tinggi, Aceh, Bangka Belitung hingga paling jauh Papua.

Sementara anggota Satlantas Polres Kuningan, Brigadir Ari mewakili Kapolres Kuningan AKBP Jhony Iskandar menghimbau, agar selalu taat dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku di wilayah hukum Polres Kuningan. Hal ini sebagai wujud keselamatan berlalu lintas dijalan raya sehingga bisa berkendara dengan aman dan tertib.

“Untuk pengguna jalan raya khususnya kendaraan mobil, memang tingkat pelanggaran dalam berlalu lintas itu tidak begitu menonjol. Sebab untuk surat-surat dan savety belt itu secara kasap mata tidak begitu terlihat, hanya saja perlu diingatkan untuk pengendara mobil itu jangan menggunakan knalpot racing (suara keras, red) dan sirine di jalan raya,” tegasnya.

Intinya kata Ari, semua warga negara yang menggunakan jalan raya itu bukan untuk pribadi, tapi hak bagi masyarakat umum lainnya. Jadi, dalam berkendara di jalan raya itu yang paling penting adalah keselamatan, patuhi semua peraturan dalam berlalu lintas. Misalnya terkait knalpot bising, bisa memicu dan berpotensi pada kecelakaan.

“Knalpot standar itu kan suaranya kecil, beda dengan knalpot racing yang suaranya keras dan berpotensi untuk berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Kalau tidak bisa mengendalikan, maka kecelakaan bisa saja terjadi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada IKC Kuningan yang sudah berumur 6 tahun. Semoga, momentum ini bisa menjadikan anggota IKC lebih tertib dalam berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Saya ucapkan selamat dan sangat mengapresiasi kegiatan Anniversary ini, karena cukup simpatik dengan seminar Savety Driving. Dimana kita sepakat untuk IKC se nusantara ini, bisa memberikan contoh yang baik dalam berkendaraan di jalan raya,” ucap Acep sekaligus sebagai pembina IKC Kuningan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing