Wed13052026

Last updateWIB3_TuePMWIBE_May+0700RMayPMWIB_0PMthWIB1778602133+07:00TuePMWIBE

Parlementaria

Kubu KMP Saling Tuding

Dede Ismail saat dikonfirmasi terkait tudingan sebagai penghianat.

Kuningan Terkini - Konstelasi politik yang semakin memanas pasca penetapan alat kelengkapan dewan, akhirnya berujung pada aksi saling tuding pembelotan dalam koalisi. Giliran Ketua Partai Gerindra Kuningan H Dede Ismail yang membenarkan terkait isu pembelotan bukan hanya Gerindra namun juga dilakukan oleh PAN. Ia menuding PAN dan Demokrat lebih dulu mengkhianati Koalisi Merah Putih (KMP).

“Saya tahu betul kalau Ketua PAN (Toto Suharto, red) dan Ketua Demokrat (Toto Hartono, red) sekitar 3 minggu sebelum pembentukan AKD malah melakukan pertemuan dengan Ketua DPC PDIP dan tokoh PDIP lainnya di Hotel Purnama Cigugur. Kalau mau jujur-jujuran, siapa sih yang sebenarnya berkhianat. Makanya, daripada jadi korban, mendingan nyebrang saja ke PDIP. Gelagatnya sudah begitu sih,” ujar Ketua DPC Gerindra Kuningan H Dede Ismail SIP MSi kepada KaTer saat bertemu di ruang loby dewan, Selasa (4/11/2014).

Menurut Dede, Ketua PAN dan Ketua Partai Demokrat sebelumnya telah melakukan pertemuan semi rahasia lebih dulu bersama Ketua DPC PDIP H Acep Purnama SH MH tanpa sepengetahuan KMP. Dari situ, muncul keanehan juga sewaktu penetapan jatah wakil ketua pansus Tatib yang diserahkan kepada PKB, padahal seharusnya bisa dipegang oleh parpol dari KMP seperti Demokrat.

“Harusnya, kalau kita (KMP, red) mau konsisten, maka tidak memberi ruang di unsure pimpinan pansus. Karena, kalau kita berhitung, kan 13 anggota pansus sebanyak 8 orang itu anggota KMP. Tapi kenapa untuk wakil ketua pansus yang seharunya untuk Demokrat kok malah diberikan kepada PKB, ada apa dibalik ini semua,” ujarnya heran.

Dia menjelaskan, saat dirinya melihat perkembangan nuansa politik di Kuningan maupun di Kota Cirebon, ternyata KMP disana pun mengedepankan azas musyawarah untuk mufakat. Artinya, di daerah lain juga tidak ada unsur koalisi-koalisian.

“Di daerah lain juga tidak ada sekarang koalisi-koalisian. Yang ada itu unsur kebersamaan dengan meninggalkan kepentingan golongan dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Komunikasi Partai Gerindra yang dibangun bersama dengan PDIP dan Nasdem juga untuk mengedepankan unsur kebersamaan,” katanya.(AND)

Comments   

 
0 #1 pengamat 2014-11-04 20:50
Jarogol bae anggota dewan teh siga budak leutik wae. Loba keneh pagawean nyaeta ngurusan rakyat. Lain nguruaan wae koalisi jeung jabatan.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh


Fishing