• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Mon02112026

Last updateWIB3_SunPMWIBE_November+0700RNovPMWIB_0PMstWIB1793535734+07:00SunPMWIBE

Pemerintahan

Ojol dan Petugas Pos Kirim Paket Sembako Bantuan Gubernur

Bupati Kuningan saat melepas Ojol dan Petugas Pos yang akan mengirim paket sembako untuk warga terdampak covid-19.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH melepas puluhan pengemudi ojek online (Ojol) dan petugas pos yang mengirim paket sembako bagi warga Kabupaten Kuningan yang ekonominya terdampak wabah Virus Corona atau Covid-19. Pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kuningan, Senin (27/04/2020).

Pengemudi Ojol dan petugas Pos membawa paket bantuan dari Provinsi Jabar senilai Rp 500 ribu, terdiri dari sembako Rp 350 ribu dan uang tunai Rp 150 ribu. Paket tersebut akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing penerima. Sementara, sembako senilai Rp. 35 ribu, terdiri dari beras 10 kg, gula 1 kg, terigu 1 kg, minyak goreng 2 liter, telur 2 kg, 4 makanan kaleng, vitamin C 2 botol, dan mie instan 16 bungkus.

Bupati Kuningan, H. Acep Purnama mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai langkah pemerintah dalam melindungi kehidupan dan penghidupan masyarakat dari dampak pandemi Corona. Untuk Kabupaten Kuningan, jumlah penerima bantuan sebanyak 15.695 RTS (Rumah Tangga Sasaran).

“Untuk tahap pertama, bantuan akan disalurkan kepada 10.743 RTS. Data tersebut diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) PUSDATIN Kemensos RI. Maka untuk sisanya masih dalam proses verifikasi dan validasi di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat,” jelas Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Pos sebagai mitra dalam penyaluran bantuan tersebut bersama ojek online. Bupati berharap, penyaluran tersebut bisa berjalan dengan lancar. “Untuk mencegah kemungkinan timbulnya kerawanan pada saat penyaluran bantuan, Saya mengajak seluruh pihak untuk melakukan penanganan terhadap setiap gangguan pada saat penyaluran,” terangnya.

Sementara, Kepala Kantor Pos Kuningan, Alif, mengemukakan, Berdasarkan hasil kesepakatan antara Pemprov Jabar, Perum Bulog dan PT Pos, pihaknya hanya berkewajiban untuk mendistribusikan bantuan kepada RTS sesuai data dari Dinas Sosial dengan dibantu ojek online sebagai mitra penyaluran sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.

“Untuk prosedur penyerahannya, selain si penerima bantuan harus memperlihatkan KTP, kita juga akan memfoto si penerima sesuai dengan data yang dimiliki. Untuk target waktu pendistribusian 2 minggu ini harus selesai, lebih cepat lebih baik,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing