Pemerintahan
Jelang Larangan Mudik, Bupati Monitoring Pos Titik Penjagaan
- Details
- Published on Friday, 07 May 2021 01:17
- Written by Admin
- Hits: 18957
Kuningan Terkini - Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH. melakukan monitoring di empat pos titik penjagaan bersama Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi David Nainggolan, Kapolres Kuningan, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Kadinkes Kuningan, Dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM , Kalak BPBD, Indra Bayu Permana, S.Stp. , Kepala Satpol PP Kuningan, Drs. Agus Basuki, M.Si. , Kepala Dishub Kuningan, Jaka Chaerul, S.Sos. dan unsur terkait lainnya, Rabu (5/5/2021) Malam.
Di mulai dengan titik kumpul di Pendopo Setda Kuningan, Bupati dan rombongan memulai monitoring ke titik awal di Pos Taman Kota, di Pos ini Bupati memberikan arahan-arahan sekaligus memberikan bantuan logistik kepada para penjaga pos. Usai dari tamkot, Bupati Acep melanjutkan monitoring ke Pos Cidahu tepatnya di Desa Mekarjaya, disini Bupati juga memberikan bantuan logistik dan memberikan masker untuk di berikan kepada warga yang ketauan di perjalanan tidak memakai masker.
Usai berada di Pos Cidahu Mekarjaya, Bupati bersama rombongan melaju ke pos titik yang berada di Pasar Ciawigebang, untuk melihat situasi dan kondisi di area Pasar Ciawigebang. Lanjutnya, Bupati beserta rombongan langung meluncur ke pos jaga di Sampora, disini Bupati bersama Forkopimda, melihat petugas dari Kepolisian yang sedang berjaga, terlihat juga ada beberapa mobil yang di putar balikan di Pos Sampora ini.
“Monitoring evaluasi ini mulai tanggal 06 Mei 2021 dengan pemberlakukan larangan mudik. Artinya akan terus melihat dan memantau setiap pengemudi kendaraan dengan pertanyaan darimana, tujuanya mau kemana, serta asalnya darimana,” ungkap Bupati.
Untuk data Administratif yang sesuai anjuran, Bupati menyampaikan, yakni harus menyertakan surat jalan dalam penugasan atau surat keterangan bebas covid-19, Pengecualian untuk malam hari ini, bagi masyarakat yang tidak membawa surat penugasan atau surat keterangan bebas covid-19 masih diberikan toleransi, namun tetap ada pemeriksaan, seperti pemeriksaan suhu badan,.
“Apabila ditemukan suhu badan yang tinggi, disini sudah menyediakan pemeriksaaan awal apabila harus dirujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat," pungkasnya.(gg)




