• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Mon26102026

Last updateWIB3_SatPMWIBE_October+0700ROctPMWIB_0PMthWIB1792852863+07:00SatPMWIBE

Pendidikan

STIKKU Gandeng Pusat Bahasa Jepang

Ketua STIKKU melakukan penandatangan kerjasama dengan pusat bahasa jepang di Tochigi Jepang

Kuningan Terkini - Sebagai salah satu bukti keseriusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) agar lulusannya tidak hanya mampu bersaing didalam negeri tapi juga luar negeri. Difasilitasi  SEAMEO SEAMOLEC, STIKKU berhasil enggandeng  salah satu Pusat Bahasa Jepang di Tochigi Jepang, Rabu (6/5/2015).

Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy SKed, mengatakan, dengan adanya kerjasama tersebut, pusat Bahasa Jepang ini siap memberikan pendidikan bahasa dan menempatkan pesertanya kerja part time di beberapa perusahaan atau restoran di Tochigi dan sekitarnya, sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum bekerja di Jepang.

“Kerjasama ini juga bagian dari program kami dalam menindaklanjuti 11 orang lulusan STIKKU yang akan berangkat kerja sebagai perawat di Jepang bulan Juni 2015 ini,” kata Asep di Tochigi Jepang melalui telepon selular kepada Kuningan Terkini.

Dalam 1 tahun lanjut Asep, lembaga ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompetensinya selevel N2. Sebab, makin hebat kemampuan bahasanya maka akan berpengaruh terhadap jabatan atau peran di dunia kerja dan penghasilannya.

“Contohnya, sebagai care giver di panti jompo, bisa digaji sampai Rp 18-25 juta sebulan,” ujarnya.

Menurut Asep, lembaga pendidikan bahasa ini sangat hebat. Setiap hari masuk kelas pukul 10.00-13.30 waktu Jepang. Dari pukul 13.30-17.00, khusus untuk belajar mandiri.

“Mereka yang sering datang terlambat atau tidak mengerjakan tugas langsung di DO. Lembaga ini juga menempatkan pesertanya kerja part time dengan gaji paling kecil 733 yen per jam dan paling besar 850 yen tergantung skil bahasa Jepang. Rata rata setiap hari kerjanya hanya 5 jam sehingga pendapatan per bulan bisa mencapai Rp 10 juta,” bebernya. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing