Politik
Dukung Masuri, NAHNU Siap Tempur
- Details
- Published on Tuesday, 11 February 2014 00:02
- Written by Andry
- Hits: 40289
Kuningan (KaTer) - Dukungan masyarakat kepada kader muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kuningan, Masuri pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di KAbupaten Kuningan terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari organisasi kepemudaan Nahdliyin Nusantara (NAHNU) Kuningan yang siap tempur dan berjuang menyukseskan pencalegan Masuri untuk melenggang di kursi DPRD Kuningan.
Masuri SPd, yang juga akrab disapa sahabat Gonjes, salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kuningan Dapil 3 (Maleber, Lebakwangi, Ciawi, Cipicung, Kalimanggis, dan Cidahu) nomor urut 2 dari PPP sepertinya bakal semakin kuat pada kontestasi Pileg 2014. Hal ini karena dukungan yang mengalir dari pengurus NAHNU Kuningan sebagai salah satu sayap gerak Nahdlatul Ulama (NU) untuk memenangkan sahabat Gonjes pada Pileg nanti.
“Pada prinsipnya NAHNU Kuningan siap dukung penuh Masuri sebagai caleg PPP di dapil 3 agar bisa ikut mendorong kemajuan pembangunan di wilayah Jawa Barat khusunya Kuningan,” ujar Ketua NAHNU Kuningan, Feby Nurjaman SPd kepada KaTer, Senin (10/2/2014).
Menurutnya, Ia sebagai kader NAHNU akan menggalang semua kekuatan masyarakat khususnya warga NU untuk memenangkan Masuri dengan perolehan suara yang mencapai target satu kursi. Kekuatan NU sangat banyak, hampir di setiap daerah selalu ada bahkan pada pemilu 2009 masih solid dan akan disinergikan secara maksimal di basis masyarakat bawah.
”Kami siap berjuang dan memenangkan sahabat Masuri untuk sukses pada Pileg 2014 dan dapat menjaga amanah yang diberikan masyarakat,” tuturnya.
Lebih jauh Feby mengungkapkan, NAHNU yang dibentuk di Kuningan tak lain untuk memberdayakan potensi jama’ah nahdliyyin nusantara dan memakmurkan masjid-masjid Nahdliyyin dalam rangka ikut menciptakan tata kehidupan berbangsa yang lebih baik.
“Jam’iyah didirikan bukan sekedar untuk mempertahankan simbul-simbul ke nahdliyinan, bukan hanya reaksi dari gerak wahabi, melainkan lebih dari itu jam’iyah didirikan dengan membawa misi sosio-keagamaan dan ekonomi. Misi survival tradisi dan budaya nusantara,” pungkasnya.(AND)




