Parlementaria
Dede : Dalam Politik Tidak Ada Etika
- Details
- Published on Friday, 31 October 2014 18:22
- Hits: 26457
Kuningan Terkini - Soal anggapan yang dituduhkan kepada politisi Partai Gerindra, Dede Ismail sebagai pengkhianat Koalisi Merah Putih (KMP) direspon santai oleh Dede. Dede menganggap dalam politik itu tidak ada etika serta kawan dan lawan abadi.
“Silakan KMP mau menganggap saya bagaimana. Saya tidak mau ambil pusing. Saya sangat yakin PDI Perjuangan tidak akan keluar dari komitmen dikemudian hari. Yang jelas, dalam politik itu tidak ada etika,” katanya, Jumat (31/10/2014).
Yang terpenting lanjut Dede, partai Gerindra bisa meraih posisi strategis dengan mendudukan tiga kadernya di alat kelengkapan DPRD. Yaitu, dua sebagai pimpinan komisi dan satu pimpinan di Badan Kehormatan (BK).
“Jadi pemimpin itu harus berani mengambil resiko apapun. Ini bukan pengkhianatan, karena disini (DPRD, red) syahwatnya untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, selama menjabat sebagai anggota dewan lima tahun yang lalu, dirinya belum pernah mendapatkan jabatan pimpinan di komisi dan AKD lainnya. Sehingga, ia merasa hanya dipandang sebagai prajurit saja.
“Saya saja lima tahun lalu hanya sebagai prajurit, tetapi bisa berjalan kok. Sekarang sudah saatnya kami meraih posisi ini. Kalau masalah agreement di KMP yang ditandatangani di atas materai, itu tak ada masalah karena bentuknya hanya kesepakatan saja,” kilahnya. (AND)





