Aneka
Ratusan Aktivis Kutuk Kebiadaban Israel
- Details
- Published on Sunday, 20 July 2014 22:20
- Written by Andry
- Hits: 30696
Kuningan (KaTer) - Ratusan pemuda dan aktivis Kuningan dari pelbagai elemen organisasi yang tergabung dalam kelompok Cipayung plus Kuningan, diantaranya GMNI, HMI, PMII, HMKI, dan IPPNU serta tokoh lintas agama, komunitas otomotif, anak jalanan, serta komunitas teater, Sabtu (20/7/2014) malam, melakukan aksi berjalan kaki (long march) dan penggalangan dana untuk rakyat Palestina.
Ratusan aktivis yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Kuningan untuk Palestina ini berkumpul di halaman Pendopo Pemkab Kuningan, dan langsung melakukan long march. Namun sebelumnya mereka berorasi mengutuk kebiadaban Israel. Tak hanya melakukan aksi long march, merake juga menggalang dana untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina.
“Aksi yang digelar bukan karena kita berpihak pada palestina, bukan pula pada Israel, namun kemerdekaan merupakan hak mutlak bagi setiap individu. Maka, segala bentuk penjajahan harus dihapuskan, karena tidak menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegas salah seorang Korlap Aksi Tomi Mustopa didampingi Nabil Malik serta diamini oleh peserta aksi lainnya dari masing-masing organisasi dan komunitas.
Pihaknya secara tegas, menolak menolak segala bentuk kekerasan atas nama apapun. Kemudian, menolak segala bentuk penjajahan manusia dan bangsa di belahan dunia manapun, dan menolak perampasan hak-hak kebebasan sebuah bangsa untuk mengaturnya sendiri tanpa intervensi.
“Kami juga menolak segala bentuk diskriminasi keragaman mulai dari ras, agama, suku, dan warna kulit. Selain itu, mendesak pemerintah Indonesia untuk mendorong dewan keamanan PBB segera melakukan rekonsiliasi perdamaian,” tandasnya.
Dikatakan, hadirnya sejumlah pemuka agama lintas iman, lintas ideologi mahasiswa serta kelompok masyarakat yang menyatakan ingin hidup damai. Maka, hal itu tentu menunjukan sisi edukatif, sikap positif bahwa kerukunan merupakan hal yang amat penting.
“Sampai saat ini dana yang terkumpul dari penggalangan OKP dan Komunitas kurang lebih Rp 17 Juta yang akan disalurkan langsung melalui Rodja salah satu lembaga penyalur bantuan ke palestina. Mari peduli bantu korban tragedi kemanusiaan ini. Kami mengutuk dan mengecam serangan Israel ke Palestina yang menelan korban harta dan jiwa rakyat Palestina,” pungkasnya.(AND)






