Thu16042026

Last updateWIB3_ThuPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1775744192+07:00ThuPMWIBE

Aneka

Eka Dukung Tindakan Menteri Susi

Eka Santosa berfoto bersama seusai membahas illegal fishing pada malam pergantian tahun baru 2015.

Kuningan Terkini - Bertempat di Kawasan Eko Wisata Alam Santosa di kaki Gunung Manglayang Kabupaten Bandung, tepatnya di Kampung Sekebalingbing, Desa Cikadut – Pasir Impun, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung sejak pukul 20.00 – hingga dini hari pada pergantian tahun baru 1 Januari 2015 berkumpul puluhan elemen masyarakat.

Kumpulan ini dibawah Koordinator, Eka Santosa, tokoh masyarakat Jawa Barat yang tegabung pada Gerakan Rakyat Semesta (GRS), mendeklarasikan dukungan penuh terhadap pangkaraman kapal pencuri ikan illegal fishing yang selama ini digagas dan ditindaklanjuti Menteri KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan).

Eka santosa, sebagai pembicara utama didampingi tokoh pergerakan lainya, seperti Salim Musa, Tokoh Gerakan Perubahan Restorasi Indonsia; Ir. Moh. Husen, Ketua Biro Budidaya DPD HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonseia) Jawa Barat; Agus Warsito, SE, Sekertaris DPD HNSI Jawa Barat; dan Heru Gunawan, Sekertaris Forum DAS Citarum, hampir senada mencanangkan dikungan pada kinerja Menteri KKP, Susi Pudjiastuti.

Eka Santosa menjelaskan asal-muasal persahabatannya dengan sosok Menteri KKP, Susi Pudjiastuti. Sosok Susi Pudiastuti, dikenal Eka sejak era 1982 di Pangandaran. Menurutnya, kapasitas dan ide pemberdayaan potensi kemaritiman ala Susi Pudjiastuti sudah sering didiskusikan sejak masa persahabatannya dahulu.

“Kita ini negara kelautan yang kaya akan sumber hayati. Tapi aneh ya, nelayan kita koq banyak yang sengsara. Pasti ada yang keliru nih,” kata Eka menirukan kegalauan Susi yang kala itu masih berusia sangat muda.

Tatkala Eka Santosa mendeskripsikan kisah menit-menit terakhir Susi Pudjiastuti meragukan pengangkatannya sebagai menteri pada kabinet Jokowi-JK. Padahal, sebelumnya menurut Eka Santosa, Susi Pudjiastuti pernah ditawari menjabat di Kementerian Kepariwisataan, namun ia menolaknya.

“Penolakan ini semata karena pertimbangan etis dan proporsional. Bukan kapasitas saya untuk mengemban amanah ini,”, ujar Eka menirukan ucapan Susi Pudjiastuti kala itu. Kisah menariknya lainnya, Eka Santosa sempat memaparkan yang selama ini tak banyak diketahui orang.

”Apa ya, saya pantas gitu Kang menjadi menteri,” kembali Eka Santosa menirukan ucapan Susi Pudjiastuti yang pada detik-detik terakhir masih meragukan tawaran Pesiden Jokowi. Dalam konteks ini Eka Santosa menjelaskan betapa panggilan tugas terhadap Susi Pudjiastuti semata demi kepentingan negara dan bangsa.

Negara ini sangat butuh sosok seperti dia. Sosok yang punya banyak terobosan dan bertanggung-jawab demi kejayaan maritim kita”, jelas Eka yang juga menguraikan konteks “jokes” perihal Jokowi yang tukang meubel itu secara proporsional. Intinya, malam pergantian tahun baru dari 2014 ke 2015 di Kawasan Eko Wisata Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung, Eka Santosa mengharapkan tahun 2015 dan seterusnya menjadi tahun kejayaan maritim Indonesia.

“Ini sesuai dengan ucapan Jokowi-JK kala dinyatakan menjadi pemenang oleh KPU sebagai presiden RI ke-7 di atas kapal laut phinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta. Kala itu Jokowi menyentak kita untuk tak lagi memunggungi lautan,” terangnya.(Harri Safiari)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing