Fri17042026

Last updateWIB3_ThuPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1775744192+07:00ThuPMWIBE

Aneka

Rusak Tanaman, Babi Hutan Diburu

Warga bersiap-siap akan memburu babi di bukit. Populasi  babi yang meningkat membuat babi menyerang tanaman dan juga masuk ke  kampung.

Kuningan Terkini - Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Ciniru dan Hantara memburu sekelompok babi hutan yang merusak tanaman dan terkadang masuk ke pemukiman penduduk. Bersenjatakan golok dan parang, setiap harinya, warga di wilayah Ciniru memburu babi hutan dengan menyisir perbukitan dimana kawanan babi hutan berada.

“Kami terpaksa harus memburu babi hutan karena telah mengganggu lahan kami. Bahkan babi-babi hutan itu sering menyerang ke pemukiman warga,” kata Coco Sukarsa, salah seorang pemburu babi hutan asal Dusun Sukasari, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Rabu (12/3/2015).

Untuk mencegah babi hutan merusak tanaman dan masuk ke pemukiman penduduk kata Coco, Ia bersama warga lainnya memburu babi hutan ke perbukitan dimana babi hutan itu berada. Setiap kali memburu babi hutan, paling sedikit 3 ekor babi hutan yang berhasil dibunuh.

“Setelah diburu dan mati, babi-babi itu kami tinggalkan di tempat asalnya, buat apa juga dibawa pulang,” tuturnya.

Lebih jauh Cocomenjelaskan, perburuan babi hutan ini dilakukan hampir setiap hari, karena semakin hari, populasi babi hutan di Ciniru dan Hantara semakin banyak. Sejak dilakukan perburuan, lahan pertanian dan perkebunan mereka serta pemukiman warga pun sedikit lebih aman dari gangguan babi hutan.

“Perburuan ini merupakan gabungan warga dari berbagai desa yang menjadi korban babi hutan. Mudah-mudahan nantinya babi-babi hutan itu tidak lagi mengganggu lahan kami dan juga pemukiman kami,” harap Coco sesaat sebelum berangkat berburu bersama sejumlah rekannya dari berbagai desa.(Nona Rizky)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing