Fri17042026

Last updateWIB3_ThuPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1775744192+07:00ThuPMWIBE

Aneka

Peserta Pameran Batu Akik Hingga NTT

Wakil Bupati Kuningan saat meninjau pameran batu akik.

Kuningan Terkini - Demam batu mulia atau batu akik di wilayah Kabupaten Kuningan, semakin memunculkan eksistensinya. Pasalnya, dalam pameran batu akik yang digelar di kawasan salah satu obwis di Cigugur, bukan hanya menampilkan keunikan dan keunggulan batu akik asal Kota Kuda, juga diikuti oleh peserta dari luar Pulau Jawa.

“Pameran ini merupakan pertama kali yang kami gelar di Kuningan. Peserta yang ikut dalam pameran juga bukan hanya berasal dari orang Kuningan, tapi daerah lain seperti Cirebon, Brebes, Ciamis, Garut, Bandung, Jakarta bahkan luar Pulau Jawa yakni daerah Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Ketua Penyelenggara, Bimbim Pranada kepada KaTer saat ditemui di lokasi pameran di kawasan salah satu Obwis daerah Cigugur tersebut, Senin (23/3/2015).

Dikatakan, acara pameran batu akik diharapkan bisa mempererat silaturahmi antar pecinta batu mulia yang ada di seluruh nusantara, khususnya daerah Jawa Barat. Ini merupakan salah satu sarana dalam menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan dalam budaya kebersamaan, untuk mewujudkan masyarakat Kuningan yang lebih sejahtera dengan menggiatkan perputaran perekonomian di bidang pemasaran batu mulia.

Sementara itu, kunjungan Wakil Bupati Kuningan H Acep Purnama yang menyempatkan hadir dalam acara pameran batu mulia, sangat mengapresiasi inisiatif dari penyelenggara yang memamerkan berbagai macam batu akik dari sejumlah daerah di Jawa Barat bahkan hingga wilayah NTT.

“Ajang pameran juga bukan hanya sebatas mempromosikan batu mulia dari berbagai daerah, tapi bisa dijadikan momentum silaturahmi antar pecinta batu mulia di Jabar juga Jakarta hingga NTT. Apalagi Kuningan kan juga punya batu akik andalan yang dikenal dengan Batu Ciniru (Bacin),” sebutnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya pameran ini bisa menjadi potensi daerah dalam mengembangkan pemasaran batu mulia asal daerah Kuningan. Tetapi, yang terpenting adalah tetap mempertahankan kelestarian alam agar selalu terjaga dan tidak merusak lingkungan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing