Aneka
Longsor, Jalan Menuju Salajambe Terputus
- Details
- Published on Saturday, 02 May 2015 13:31
- Written by nona rizky
- Hits: 47498
Kuningan Terkini - Akibat hujan deras yang terus menerus, longsor kembali melanda wilayah Kuningan, tepatnya di jalan Cipasung menuju Salajambe, pas turunan desa Cimenga dan di desa Padahurip, Kecamatan Salajambe. Akibanya, kendaraan yang menuju Salajambe dan Subang tidak bisa menlanjutkan perjalanannya karena jalan tertutup longsoran, Sabtu (02/5/2015).
Menurut saksi yang kebetulan melihat kejadian, Iman Aroel, kendaraan yang ditumpanginya tidak bisa melanjutkan perjalanannya menuju Subang. Hal ini akibat jalan yang dilaluinya tertutup longsoran tanah.
“Saya tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Subang karena adanya longsoran yang menutup jalan. Akhirnya kembali lagi ke Kuningan,“ katanya menjelaskan.
Longsor kata Iman, terjadi di dua titik jalan menuju Salajambe dan Subang, yaitu di desa Cimenga dan Desa Padahurip. Di Desa Cimenga, lokasinya pas turunan jalan di desa cimenga dan longsor di Padahurip, separuh jalan longsor ke sungai.
“Saya harap, pihak terkait segera menangani longsor yang terjadi di desa Cimenga dan Padahurip sehingga arus jalan menuju Salajambe dan Subang bisa lancar kembali,” jelasnya.
Sementara Kepala BPBD Kuningan, Agus Mauludin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, akses jalan menuju Salajambe, saat ini sudah mulai normal. Sejak pagi tadi, jajarannya telah melakukan pembukaan jalan yang tertutupl ongsoran tanah.
"Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati karena cuaca saat ini sangat ekstrim. Jika terjadi longsor atau bencana apapun, segera lapor ke BPBD, sehingga kami dapat langsung terjun kelokasi untuk mengatasi kejadian tersebut,"paparnya.(nonarizky)







Comments
Tolong anda turun kelapangan, saatnya KERJA KERJA dan KERJA jangan cuman berwacana.
Kami warga Kec Subang sudah Muak melihat realitas ini....
Tiap tahun hanya di tambal dan di tambal, tidak ada keseriusan untuk memperbaiki secara total.
Bagaimana Ekonomi Masyarakat mau bergerak kalau jalan saja gak layak.
RSS feed for comments to this post