Ekonomi
Peluang Usaha Perikanan Terbuka
- Details
- Published on Tuesday, 10 December 2013 18:41
- Written by Admin
- Hits: 26284
Kuningan (KaTer) - Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Distanakan) Kuningan, saat ini tengah fokus untuk meningkatkan produksi pasokan ikan lokal di wilayah Kuningan. Terbukti, hingga saat ini beragam cara dan strategi diterapkan, seperti penetapan zonasi di setiap titik daerah yang berpotensi dalam budidaya ikan.
Kabid Perikanan, H. Wawan Hermawan melalui Kasi Pengembangan Sumberdaya dan Tekhnologi Perikanan, Denny Rianto, SPi Msi mengatakan, hingga saat ini, produksi ikan di wilayah Kuningan baru mencapai 11,6 Ribu Ton pertahun. Sedangkan, kebutuhan yang harus dipenuhi setiap tahun yakni 20 Ribu Ton.
“Pangsa pasar untuk membuka peluang usaha di bidang perikanan masih sangat terbuka, karena kebutuhannya masih di angka 9 Ribu Ton/tahun, katanya, Selasa (10/12/2013).
Untuk menutupi pangsa pasar kebutuhan ikan khususnya konsumsi dan benih kata Denny, sebagian besar masih didatangkan dari luar Kuningan. Ini menjadi tantangan untuk Distanakan bagaimana kedepan bisa memenuhi kebutuhan lokal secara keseluruhan.
“Agar pencapaian produksi ikan bisa terpenuhi, perlu adanya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat Kuningan secara sinergis. Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal untuk berwirausaha budidaya ikan sehingga pendapatan dan penghasilan masyarakat bisa bertambah, sekaligus angka pengangguran bisa berkurang,” paparnya.
Potensi Kuningan lanjut Denny, ssangat luar biasa. Sangat mendukung untuk menjadi wilayah unggul di bidang perikanan. Disamping itu, kebutuhan akan pangan ikan di kalangan masyarakat juga masih tinggi. Saat ini, pihaknya sudah membuat zonasi dan sentra-sentra pembangunan perikanan.
“Di wilayah timur untuk budidaya ikan lele, wilayah selatan seperti jagara pada ikan mas dan nilem, wilayah utara yakni mandirancan untuk ikan nila, sedangkan wilayah tengah yaitu lebakwangi difokuskan untuk ikan-ikan campuran,” pungkasnya.***






