Sun19042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Hukum

Pelajar MTs Yaspika Meninggal Saat Main Basket

Foto ilustrasi

Kuningan (KaTer) - Nasib nahas menimpa pelajar MTs Yaspika, Mariatul khibtiah (13) yang meninggal saat bermain basket di lingkungan sekolah setempat. Peristiwa yang mengejutkan ini terjadi sekira pukul 8 : 15 Wib. Diduga, Mariatul meninggal akibat kelelahan saat mengikuti pekan olahraga sekolah.

Berdasarkan informasi dilapangan menyebutkan, kejadian berawal ketika pelajar kelas 7 B bermain basket, secara tiba-tiba korban jatuh pingsan. Tidak menunggu lama, korbanpun langsung diberikan pertolongan pertama, kemudian langsung dibawa ke RS 45, namun nasib berkata lain, petugas RS memberitahukan Mariatul telah meninggal dunia.

Menurut guru matematika, Arip, Mariatul tercatat sebagai warga dusun puhun, desa Lengkong, Kecamatan Garawangi. Saat itu, korban sedang mengikuti kegiatan pekan olahraga sekolah. “Pada pekan olahraga sekolah, Mariatul yang duduk di kelas 7 ikut kompetisi basket,” katanya, Selasa (17/12/2013).

Sebelum dilarikan ke rumah sakit kata Arip, korban terlebih dahulu mendapat pertolongan pertama. Setrelah itu baru dibawa ke RS 45 untuk mendapat perawatan yang lebih baik. Namun, korban tidak bisa bertahan dan mengembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

“Sebelumnya, kami melakukan pertolongan pertama dengan membawa Mariatul ke kantor dulu. Setelah itu, kami segera membawanya ke rumah sakit 45, " katanya di amini petugas TU, Mae Rismayanti.

Sekretaris Yayasan pendidikan Islam Karangtawang (Yaspika), Nurdin mengatakan, adanya kejadian yang mengejutkan ini, pihaknya segera melaporkan kepada pihak keluarga. Sejurus kemudaian, keluarga langsung ke RS dan membawanya pulang kerumah duka.

“Sepulang dari RS, kami dan orang tua korban segera melakukan tindakan kifayah," terangnya.

Sementara, orang tua korban, Sunarto menjelaskan, pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian yang menimpa anaknya dengan lapang dada. Kejadian ini merupakan takdir yang tidak bisa dihindari. Apalagi sebagai muslim, tentu ini merupakan penjelasn bagian dari rukun iman.

“Mariatul merupakan anak perempuan satu-satunya. Putri bungsu dari lima bersaudara ini merupakan anak yang solehah dan berprestasi. Kajadian ini kami terima denganikhlas tanpa ada tuntutan terhadap siapapun,” pungkasnya.***

Add comment


Security code
Refresh


Fishing