Sat18042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Hukum

Tertimpa Pohon, Dua Rumah Ambruk

Foto ilustrasi

Kuningan (KaTer) - Curah hujan yang semakin tinggi akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Kuningan, membuat warga harus ekstra hati-hati. Pasalnya, berbagai kejadian akibat hujan yang terus terjadi di beberapa wilayah Kuningan. Dalam waktu yang hampir bersamaan dengan ambruknya atap bangunan SD ex SBI, dua rumah milik Suhari dan Iding, warga dusun Kliwon, Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang ambruk setelah tertimpa pohon pete, Selasa (21/1/2014).

Berdasarkan informasi dilapangan meyebutkan, tumbangnya pohon pete yang berukuran besar milik tetangganya itu, berukuran besar sempat menggemparkan warga setempat. Hal itu menyusul adanmya suara keras yang di timbulkan dalam insiden yang terjadi sekira pukul 11 .00.

Diduga, tumbangnya pohon pete tersebut akibat curah hujan di sertai dengan tiupan angin kencang. “Iya kang, pas waktu siang ada suara dentuman keras. Eh, tahunya rumah ibu yoyoh (istri mang Iding) tertimpa pohon,“ kata salah seorang warga setempat, Lala Nuryadin menjelaskan.

Terpisah, Camat Nusaherang, Susilawati mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan dan melihat kelapangan langsung. Namun, dalam kejadian itu tidak ada korban, namun kerugian ditaksir sebanyak 70 juta. Jika dilihat dari kondisi fisik rumah setelah pohon, rumah pak Sukari ditaksir mengalami kerugian sekitar 50 juta rupiah, sementara rumah milik pak Iding kerugian diperkirakann mencapai 20 juta rupiah. Untuk menghindari kejadian serupa kata Susi, pihaknya telah melakukan pemotongan pohon yang membentang di atas rumah dengan menggunakan gergaji mesin.

“Tadi talah saya instruksikan kepada warga untuk segera memotong batang pohon tersebut. Karena khawatir beban pohon itu akan membuat kerusakan parah rumah pak Suhari,” ujarnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing