Tue21042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Kesehatan

Permohonan Perda HIV Diprediksi Gagal

Foto ilustrasi

Kuningan Terkini - Meski penyebaran virus HIV/AIDS terus bertambah di Kuningan, namun pemkab Kuningan nampaknya belum menjadikan masalah tersebut sebagai prioritas utama untuk dibahas. Bahkan rencana permintaan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kuningan, yang menginginkan dibuatrnya perda HIV/AIDS diperkirakan akan gagal.

Saat dikonfirmasi kepada Wakil Bupati Kuningan Acep Purnama, terkait rencana pembahasan peraturan daerah yang membahas tentang penyebaran HIV/AIDS, hal itu belum ada dalam agenda pembahasan dalam draft raperda inisiatif yang akan diajukan oleh eksekutif kepada DPRD Kuningan.

“Masalah itu belum ada dalam rencana kami sebagai ajuan perda inisiatif,” singkatnya saat dikonfirmasi Kuningan Terkini, Kamis (22/8/2014).

Ditempat terpisah, kordinator KPA Kuningan Asep S Sonjaya, memandang permasalahan perkembangan HIV/AIDS di Kuningan sudah cukup memprihatinkan. Hingga Ia memandang perlu ada Peraturan Daerah (Perda) khusus . Ia pun ingin pengajuan perda tersebut bukan dari SKPD, tetapi langsung inisitaif dari dewan. Sehingga tidak memerlukan cost tinggi.

"Seperti terjadi di Cirebon yang telah memiliki Perda HIV/AIDS dari inisiatif dewan. Sebab Cirebon sejak dulu juga sudah dibantu programnya oleh pemerintah pusat melalui program Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PHPS) dan Harm Reduction (HR). Atau pengurangan dampak buruk terhadap penggunaan narkoba suntik," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, berdasar data yang disebutkan oleh KPA Kuningan,secara total mulai tahun 2004 hingga 2014 sudah ada 178 kasus HIV/AIDS dari 23 kecamatan. Jumlah tersebut berdasar jumlah teregister dari hasil penjangkauan dinas kesehatan, puskesmas melalui test klinik VCT mobile, KPA dan LSM.

Bahkan pada 2014, selain adanya temuan 4 penderita baru pengidap virus HIV dan AIDS, baru-baru ini juga serangan virus mematikan itu sudah merenggut 3 nyawa warga Kuningan, 1 berjenis kelamin wanita asal Cigugur dan 2 orang lainnya laki-laki berusia produktif berasal dari kecamatan Kramatmulya.(DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing