Sun19042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Olahraga

Crosser BRC Siap Hadapi Kejurnas

Tim BRC kompak melakukan latihan di sirkuit pacuan kuda kuningan

Kuningan (KaTer) - Sejumlah crosser yang tergabung dalam tim Bima Racing Concept (BRC) menyatakan kesiapannya untuk menghadapi kejurnas yang akan digelar beberapa bulan mendatang. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya crosser BRC getol melakukan latihan di sirkuit pacuan kuda Kuningan.

“Kami melakukan latihan ini merupakan bagian dari kesiapan untuk mengikuti kompetisi motocross mendatang,” ungkap salah seorang joki perempuan, Cantik Regita Nurjati Putri di sela- sela kesibukan latihan di sirkuit pacuan kuda, Jumat (17/1/2013).

Crosser perempuan yang juga pelajar SMP di daerah Cirebon itu mengungkapkan, keinginan keras menjadi crosser professional itu termotivasi oleh tokoh crosser nasional dan internasional. Hal ini dibuktikannya dengan melakukan intensifitas latihan cara mengendarai motor penggaruk tanah ini. Terlebih, olahraga ini memang tidak banyak di mintai kaum hawa.

“Saya sangat senang bisa menyalurkan hobi yang tak banyak di kagumi kaum hawa. Saya terjun untuk menjadi crosser karena banyak termotivasi oleh pembalap di tingkat nasional maupun internasional. Seperti, yassin soma dan Ashley fioleks adam,”ujarnya.

Dikatakannya, meski keberadaan BRC belum genap empat tahun, namun pihaknya menyakini dan beroptimis akan memeberikan yang terbaik untuk tim dan daerah. Terlebih, sejumlah joki lainnya, seperti Oyip dan Kurniawan juga telah berkomitmen untuk bersedia membawa citra daerah dalam mengikuti event dunia otomotif ini.

“Kami tentunya akan selalu membawa nama daerah untuk lebih baik, khususnya di bidang olahraga otomotif ini. Apalagi, potensi dan regenerasi di olahragamotor ini sudah memasyarakat,“ jelasnya.

Ditempat yang sama, pelatih motocross, Bandung Sunggoro mengatakan, pihaknya menyakini bahwa tim BRC ini bisa memberikan kebaikan melalui peraiahan prestasi di berbagi event. Apalagi, melihat potensi para joki dari kaum pria maupun hawa.

“Saya percaya dengan potensi dan mental para joki, dalam berlaga di event kejurnas sirkuit ciawi, daerah Garut mendatang,“ kata mantan pembalap crosser nasional ini menjelaskan.

Bandung menyebutkan, dalam mematangkan olahraga otomotif ini, memang perlu pembinaan dan pelatihan. Sebab, selain keberadaan kuda besi yang bertenaga juga harus di sertai kemapuan penunggangnya.

“untuk menjadi joki professional tentu harus di tunjang oleh kemapuan pengendara dan kondisi motornya,“ pungkasnya. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing