Pemerintahan
H Aang Hamid Suganda, Merakyat dan Visioner
- Details
- Published on Sunday, 15 December 2013 22:56
- Written by Admin
- Hits: 50843
Kuningan (KaTer) - H. Aang Hamid Suganda, S.Sos adalah Bupati Kuningan yang sudah menjabat sebagai Bupati sebanyak dua periode yaitu periode pertama tahun 2003-2008 dan periode kedua tahun 2008-2013. Aang Hamid Suganda dilahirkan di Kuningan, 15 Desember 1942 (70 tahun), mempunyai seorang isteri bernama Hj. Utje Ch. Suganda dan dikaruniai lima orang anak yaitu Rini Anggraeni, Erik Irawan Suganda, Lea Meirina Oktaviana, Nike Sonia Puspasari dan Moch. Ridho Suganda.
Aang Hamid Suganda merupakan Bupati Kuningan pertama yang dipilih secara langsung untuk periode kedua (2008-2013) dan berpasangan dengan H. Momon Rochmana, M.M. sebagai Wakil Bupati yang dicalonkan oleh PDIP. Sebelum menjabat sebagai Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi dengan menduduki posisi sebagai Direktur Utama dan Komisaris Utama. Aang juga aktif sebagai pengurus GAPENSI dan KADIN tingkat Nasional. Pada tahun 1999 - 2003 Aang dipercaya sebagai Manajer Team sepakbola asal ibukota PERSIJA Jakarta.
Perubahan sangat dirasakan sejak Aang Hamid Suganda memimpin Kabupaten Kuningan. Gaya kepemimpinannya yang khas serta merakyat dan visioner semangat membangun pemerintahan yang baik sesuai dengan prinsip- prinsip Good Corporate Governance. Gaya seperti itu sangat diperlukan untuk mengubah pola layanan pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Meski tanpa publikasi yang gencar, namun perubahan itu sangat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kuningan.
Pada tahun 2009 Aang secara mutlak terpilih kembali oleh masyarakat Kabupaten Kuningan memimpin Kabupaten Kuningan untuk kedua kalinya. Aang merupakan Bupati pertama yang berhasil memecahkan mitos Bupati Kuningan yang berhasil memerintah selama dua periode, Bupati sebelumnya hanya satu periode.
Dipenghujung masa tugasnya sebagai Bupati Kuningan, Aan dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan Kuningan. Hal ini tentunya, merupakan kebanggan tersendiri bagi masyarakat Kuningan, khususnya bagi Aang sendiri dimasa-masai akhir tugasnya memimpin Kabupaten Kuningan.***







Comments
RSS feed for comments to this post