Pemerintahan
Jalan Raya Cidahu Tak Kunjung Mulus
- Details
- Published on Wednesday, 08 January 2014 15:28
- Hits: 45306
Kuningan (KaTer) – Sejumlah warga Desa Cieurih Cidahu mengeluhkan kondisi jalan yang kian tidak terawat lagi. Pasalnya, kondisi jalan raya yang menghubungkan ke beberapa desa dan menjadi akses vital ini sering mengalami kerusakan akibat lalu lalang kendaraan proyek penambangan pasir. Akibat volume kendaraan yang sangat tinggi setiap harinya, menimbulkan polusi udara dan debu yang mengganggu lingkungan serta kesehatan warga sekitar.
“Masyarakat sudah berberapa kali mencoba memperbaiki jalan dengan cara menutup lobang badan jalan dengan timbunan batu serta tanah. Akan tetapi perbaikan darurat tersebut tidak mampu bertahan lama, karena selain diguyur hujan, juga tidak ada pemadatan,” ungkap Wahyudin salah seorang warga Cieurih saat ditemui KaTer di lokasi jalan, Rabu (7/1/2014).
Lebih lanjut Wahyudin mengatakan, dengan kondisi jalanan rusak seperti sekarang ini, laju transaportasi di wilayah Cidahu akan lebih terganggu, dan otomatis bisa memicu angka kecelakaan yang tinggi.
Guna meminimalisir tingkat kecelakaan, masyarakat Cidahu khususnya, mengharapkan agar pemerintah segera melakukan perbaikan. Karena, jalan tersebut juga sebagai akses menuju menuju ke wilayah Cirebon dan Jawa Tengah.
Sementara, Ade Kurniadi warga Cidahu alumnus Uniku mengungkapkan, jalur di daerah perbatasan antara Kuningan-Cirebon ini memang sering mengalami kerusakan. Selain karena jalur yang kerap dilalui oleh kendaraan proyek, jalan juga sering digenangi air akibat hujan dan berdekatan dengan sungai. Dia menuturkan, seharusnya aparat Pemerintah menindak tegas para pengguna jalan raya yang muatannya melebihi batas yang telah diatur sesuai dengan kemampuan kapasitas beban kelas jalan, Sebab perbaikan menjadi tidak efektif dan tidak bertahan lama.(AND)







Comments
RSS feed for comments to this post