Pemerintahan
Tahun 2013, Dana PMI Meningkat
- Details
- Published on Wednesday, 29 January 2014 15:48
- Written by Ade
- Hits: 43259
Kuningan (KaTer) - Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan tahun 2013 secara resmi ditutup Bupati Kuningan, Hj Utje CH Suganda, Rabu (29/1/2014). Dalam kegiatan yang digelar di aula Bank Jabar Banten (BJB) cabang Kuningan ini, Bupati Kuningan menyerahkan penghargaan kepada Dinas, Instansi, Lembaga, Badan dan Kecamatan terbaik dalam pelunasan dan percepatan bulan dana PMI.
Hadir dalam penutupan bulan dana PMI, Ketua Harian PMI Kabupaten Kuningan HM. Afif Kosasih, M.Kes, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si yang juga selaku ketua panitia bulan dana PMI, Ketua MUI K.H Hafidin Ahmad, para kepala SKPD se-Kabupaten Kuningan, para Camat dan Pimpinan BUMD/BUMS se-Kabupaten Kuningan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan yang juga Ketua Panitia bulan dana PMI Kabupaten Kuningan Drs. H. Yosep Setiawan, M.Si, menjelaskan, bulan dana PMI dilaksanakan selama tiga bulan mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2013. Sedangkan untuk pemberian penghargaan diberikan kepada Dinas, Instansi, Lembaga, Badan dan kecamatan terbaik dalam pelunasan dan percepatan bulan dana PMI.
“Kategori A di atas nilai Rp. 6,5 Juta untuk juara satu yaitu Kecamatan Darma, ke dua Kecamatan Maleber dan ketiga Kecamatan Cibingbin. Untuk kategori B diatas nilai Rp. 4,1 juta sampai dengan 6,5 Juta, juara pertama diraih oleh Kecamatan Cigandamekar, kedua Kecamatan Cimahi dan juara ke tiga Kecamatan Sindangagung,” sebutnya.
Untuk kategori C lanjut Yosef, diatas nilai Rp.2,4 juta sampai 4 juta. Juara pertama diraih oleh kecamatan Nusaherang, juara dua diraih oleh kecamatan Cibeureum, juara tiga diraih oleh kecamatan Hantara. Sedangkan untuk SKPD, peringkat pertama diraih oleh Disdikpora, peringkat kedua oleh Samsat, peringkat tiga oleh PDAU, peringkat empat oleh PDAM dan untuk peringkat ke lima Polres.
Ditempat yang sama, Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda, S.Sos, M.A.P dalam sambutannya sangat mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyiapkan perangkat dan melakukan koordinasi yang telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Yaitu, terkumpulnya dana sebesar Rp. 307.095.000 atau 92 persen dari target yang ingin dicapai sebesar Rp. 335.223.000.
“Hal ini menunjukkan kerja keras seluruh panitia dan jajarannya. Namun, dilihat dari potensi ekonomi dan kemampuan warga Kabupaten Kuningan, saya meyakini bahwa jumlah dana yang dapat dikumpulkan oleh PMI masih dapat ditingkatkan,” tandasnya.
Menurutnya, sumber dana PMI yang berasal dari lembaga-lembaga pelayanan publik pemerintah, kalangan korporasi yang dikaitkan dengan CSR serta para dermawan dan sumber lainnya masih dapat diperluas. “Misalnya tempat-tempat hiburan, pengelola jasa transportasi dapat diajak kerjasama oleh panitia,” sebutnya.
Pengurus PMI lanjut Utje, perlu bekerja lebih keras, kreatif dan inovatif untuk mencari kiat-kiat baru dalam pengumpulan dana, merancang metode yang lebih simple dan diterima oleh masyarakat luas.
“Hal ini penting diperhatikan karena kebutuhan dana operasional PMI Kabupaten Kuningan dari tahun ke tahun terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat maupun makin luas dan bervariasinya tuntutan pelayanan PMI,” tandasnya.(DHE)






