Sat18042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Pendidikan

Seni Tradisional Meriahkan Perpisahan Smansaka

Seni tradisional adat Sunda meriahkan perpisahan siswa Smansaka.

Kuningan (KaTer) - Perpisahan kelas XII SMA Negeri I Kadugede (Smansaka) yang digelar di GOR Ewangga Kuningan, Kamis (24/4/2014), dikemas menarik dengan suguhan kesenian yang kental aroma seni tradisional Budaya Sunda. Acara bertajuk Mencintai Budaya Sendiri Meningkatkan Peradaban Bangsa, langsung dibuka Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama dengan di hadiri oleh Ketua Komite Smansaka, unsur Muspika Kecamatan Kadugede dan ratusan siswa smansaka lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Smansaka, H. Maryanto saat memberikan sambutan. Dirinya merasa bangga dan senang kepada seluruh siswa Smansaka, yang sukses menghelat perpisahan dengan konsep penuh nuansa seni tradisional. “Saya merasa bangga, karena Smansaka tetap melestarikan budaya lokal sunda yang hampir ditinggalkan oleh masyarakat lokal. Ini merupakan satu hal yang perlu diapresiasi,” ujarnya.

Menurutnya, minat dan bakat siswa Smansaka telah turut mensukseskan sekaligus berpartisipasi dalam usaha pelestarian budaya lokal sunda. Selain itu, para siswa diharapkan selalu mengukir prestasi baik akademik maupun non akademik, dan tetap menjaga solidaritas antar warga Smansaka.

“Teruslah berprestasi dan jaga nama baik almamater sekolah. Gapai cita-cita setinggi mungkin, selalu belajar dan belajar supaya bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, agama dan keluarga,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama mengapresiasi kegiatan perpisahan yang dikemas sedemikian rupa. Sehingga, suguhan yang ditampilkan sejumlah siswa dalam kemasan seni tradisional itu menjadi menarik. Rangkaian acara demi acara berlangsung khidmat, dengan nuansa tradisional sunda yang kental. Hal itu sangat sesuai dengan Perda Kabupaten Kuningan tentang pelestarian budaya lokal.

“Hari ini, saya menyaksikan suguhan acara yang cukup berwarna dan tentunya memiliki makna mendalam. Buktinya ada haru, sedih, gembira namun terlihat optimistis menyongsong masa depan,” katanya.

Acep berharap, seluruh siswa khususnya yang telah lulus untuk tetap mengembangkan minat belajar, bersikap baik dan selalu menjaga nama baik almamater sekolah. Selain itu, harus turut bersama-sama berpartisipasi membangun Kuningan dengan menjaga fasilitas umum daerah yang baru.

“Saya berdo’a supaya seluruh siswa Smansaka khususnya yang mengikuti perpisahan bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Mampu menjadi orang yang sukses, berprestasi dan bisa mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” ucapnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing