Pendidikan
Latih Fasda Berkualitas, USAID Bakal Gelar ToT
- Details
- Published on Friday, 10 January 2014 08:05
- Written by Andry
- Hits: 33659
Bandung (KaTer) - USAID (United Statest Agency for International Development) yang mempunyai program PRIORITAS Jawa Barat (Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students) akan menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi fasilitator daerah di daerah binaan USAID PRIORITAS cohort 2 yaitu Kabupaten Kuningan, Tasikmalaya, Cirebon dan Bekasi selama 7 hari mulai tanggal 16 hingga 22 Januari 2013 di Hotel Panorama Lembang Bandung.
Menurut Provincial Coordinator Jawa Barat, Erna Irnawati, kegiatan Training of Trainers (ToT) ini merupakan pelatihan bagi fasilitator daerah yang sudah terpilih di empat kabupaten binaan USAID PRIORITAS, yaitu Kab. Kuningan, Cirebon, Tasikmalaya dan Bekasi. Pemilihan fasilitator daerah dilaksanakan medio bulan November 2013 dengan masing-masing Kabupaten terpilih 30 orang.
“Guru merupakan salah satu unsur penting dalam mencerdaskan anak-anak Indonesia. Guru tentunya harus mempersiapkan kualitas pendidikan sejak dini sebaik mungkin. Karena, dari sinilah cikal bakal generasi muda yang berpresetasi sebagai penerus bangsa akan lahir dari praktek pendidikan yang baik, disamping itu pendidikan dasar yang berkualitas tentu akan membawa dampak positif bagi kemajuan suatu daerah,” katanya.
Sementara, District Coordinator USAID PRIORITAS Kabupaten Kuningan, Ahmad Syaiful Bahri menjelaskan, pelatihan Training of Trainers (ToT) ini melibatkan unsur fasda pembelajaran dan Managemen Berbasis Sekolah (MBS), baik dari Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama.
“Fasilitator daerah dari unsur pembelajaran berasal dari guru, adapun MBS berasal dari Pengawas dan Kepala Sekolah baik SD/MI maupun SMP/MTs di masing-masing daerah mitra USAID PRIORITAS,” ujarnya.
Program USAID PRIORITAS di daerah mitra-mitra sambung Ahmad, direncanakan akan berlangsung hingga tahun 2017. “Adapun tindak lanjut setelah dilaksanakannya kegiatan ToT ini, fasilitator daerah akan membina sekolah-sekolah yang sudah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama sebagai mitra,” terangnya.(AND)






