Pendidikan
Rasdi Pimpin PMII Komisariat UNIKU
- Details
- Published on Tuesday, 21 January 2014 19:28
- Written by Andry
- Hits: 34528
Kuningan (KaTer) - Rasdi yang lebih akrab disapa Aras terpilih menjadi Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Kuningan (Uniku) masa khidmat 2014-2015. Rasdi terpilih setelah mengungguli kandidat lainnya seusai Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke-IV yang berlangsung di sekretariat PMII sekitar kampus Uniku I, Selasa (21/1/2014).
Mahasiswa Uniku semester 5 jurusan Bahasa Inggris FKIP Uniku ini berhasil mengalahkan 6 kandidat lainnya sebagai pesaing yang maju menjadi bakal calon Ketua Komisariat Uniku. Selanjutnya, tim formatur terdiri dari Aras, Marna (Ketua Demisioner), Rizal, Hilda, dan Ida melengkapi kepengurusan Komisariat Uniku untuk menentukan penempatan struktural lebih lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, Aras mengatakan, organisasi adalah media perjuangan, PMII didirikan untuk menyiapkan kader intelektual NU. Selain itu, PMII juga diharapkan menjadi salah satu elemen penyebar ajaran Aswaja, khususnya di kalangan mahasiswa. Salah satu nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW adalah penguatan emosional antar-para sahabat. Hal demikian dijadikan pijakan ideologis oleh pengurus komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Uniku.
"Pengurus Komisariat tersebut terpetakan ke dalam PR FKIP, PR FE, FHum, dan PR FKOM. Kami kuatkan tekad untuk selalu berama-sama dalam berjuang. Perjuangan yang dimaksud ialah mengarah pada spirit keindonesiaan dan keislaman," ujar Aras, panggilan akrabnya.
Sementara, Sekum PC PMII Kuningan, Acep Desta menyampaikan selamat atas terpilihnya sahabat Aras sebagai Ketua Komisariat Uniku. Semoga kedepan PMII Komisariat Uniku bisa semakin mengemban amanah sebagai organisasi gerakan mahasiswa dan kontrol sosial.
“Untuk itu, kita sebagai organisasi gerakan harus rapatkan barisan untuk bergerak lebih maju dan berbenah diri. Bagi kader PMII adalah bagaimana terus mengawal kelangsungan paham keagamaan Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) di Kuningan. Itulah tugas penting yang harus dipahami oleh kader PMII untuk menumbuhkan loyalitas dan militansi terhadap PMII di Kuningan,” paparnya.(AND)






