Politik
Elite Demokrat Harap Jokowi Harus Siap Dikritik
- Details
- Published on Tuesday, 19 November 2013 13:49
- Written by Agung Djonlianto
- Hits: 33072
Kuningan Terkini - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf berharap elite PDIP tidak gerah dengan sejumlah kritik yang mengarah kepada Jokowi. Menurutnya, sebagai seorang pemimpin dan politikus, Jokowi harus siap dikritik.
"Saya kira sebagai politisi semua orang harus siap menang, kalah, siap dikritik," kata Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/11).
Nurhayati menanggapi dingin soal tudingan PDIP bahwa dirinya ingin menjatuhkan Jokowi. "Ada persepsi apa pun itu terserah mereka. Seperti sekarang, pemda enggak dari Demokrat tapi kita dukung. Kalau di tahun gini (tahun politik) semua (curiga) bisa muncul," ujar Nurhayati.
Ia mencontohkan, dulu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sering mendapat fitnah pada tahun politik. Namun hal itu dianggap biasa.
"Dulu SBY waktu sebelum jadi presiden muncul isu-isu itu, ada black campaign. Itu biasa. Saya sebagai anggota dewan juga ada isu seperti itu. Sebagai politisi ya harus dihadapi," tegas dia.
Sebelumnya, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo berang lantaran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi target politik lawan. Ia juga menyebut ada upaya sejumlah pihak yang ingin menjatuhkan citra Jokowi.
"Kedua, kalau manuver politik soal Pak Jokowi, itu manuver saingan. Itu saja partai belum putuskan capres, sudah diserang dan langsung ada yang cari kelemahan Jokowi dan Bu Mega. Tapi faktor x dalam tahun politik itu menarik, ada kontra intelijen yang mendown grid. Misalnya cari tsunami yang bisa memporak porandakan PDIP, saya kira apakah ini mengganggu, bahkan ada yang sampai sampai menelusuri ke Solo cari kesalahan Jokowi," tegas dia.
Kendati begitu, ia tak merasa jika ada pihak yang hendak mengadu domba antara Megawati dan Jokowi. Namun, ia merasa, Jokowi dan Megawati menjadi target politik lawan. "Saya tidak melihat itu. Tapi kalau jadi target politik iya," terang dia.(merdeka.com)






