Sosial
Warga Garajati Gelar Sunatan Massal
- Details
- Published on Wednesday, 15 January 2014 13:31
- Written by Andry
- Hits: 51988
Kuningan (KaTer) - Ada beragam cara yang bisa dilakukan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, salah satunya menggelar sunatan massal yang digelar di Desa Garajati, Ciwaru Kuningan, Rabu (15/1/2014), Bakti sosial khitanan massal terselenggara atas kerjasama RS Djuanda Kuningan dengan DKM Syiarul Islam Garajati.
Hadir pada kesempatan itu, pemilik RS Djuanda Kuningan, Hj Rini Sujianti, Kepala Desa Garajati, Dadang Hidayat Sanusi, Unsur Muspika Ciwaru, Polsek Ciwaru, Koramil, Pengasuh Ponpes Roudhatul Ihsan Garajati, Kyai Abdul Halim, Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kuningan, Komunitas Motor Brigez Kuningan serta warga dan tamu undangan lainnya.
"Alhamdulillah, tahun 2014 ini bisa menggelar kegiatan sunatan massal. Selain menjaga tradisi agama islam, serangkaian kegiatan mauludan telah dilaksanakan seperti pawai ta’aruf, khitanan massal, dan puncaknya tabligh akbar,” ujar Ketua Pelaksana, Idun Dulaman S.Pdi melalui bendahara panitia, Kang Amin saat diwawancara KaTer di sela-sela acara mauludan.
Kegiatan sosial yang bekerjasama dengan RS Djuanda ini kata Kang Amin, bisa terus berjalan dan tidak putus di tengah jalan. Ucapan terimakasih kepada Hj Rini Sujiyanti yang telah berkenan memfasilitasi kegiatan baksos sunatan massal. “Kegiatan baksos ini bertujuan untuk saling mempererat tali silaturahmi antar warga dan menjaga kerukunan umat beragama,” ujarnya.
Menurut salah seorang warga setempat, Mang Nana dari Ormas PP Kuningan, masyarakat sangat antusias mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Saya dan warga lainnya mengikuti serangkaian kegiatan ini sampai usai, karena baru kali ini ada semacam bakti sosial sunatan massal,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Caleg DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 2 Dapil X ( Kuningan-Ciamis-Banjar) yang juga pemilik RS Juanda, Hj Rini Sujianti SE MM menuturkan, peringatan maulid itu harus dijaga karena untuk menjaga keimanan dan ketakwaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
“Kegiatan ini untuk menjaga silaturahmi antar warga dan menjaga tradisi peringatan maulid di setiap daerah agar tidak menghilang terbawa arus globalisasi yang sudah mengancam pada zaman sekarang," katanya. Dia menambahkan, selama RS Djuanda kokoh berdiri, akan selalu siap untuk membantu dan memfasilitasi kegiatan sosial demi meningkatkan kesehatan masyarakat dan warga kurang mampu.(AND)






