Tue21042026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_April+0700RAprPMWIB_0PMthWIB1776402730+07:00FriPMWIBE

Sosial

Maulid Nabi, Menjaga Tradisi Umat Islam

Perayaan maulid nabi di desda Gerba

Kuningan (KaTer) - Sedikitnya ratusan warga Gerba Kramatmulya Kuningan memadati Masjid Al Istiqomah Gerba untuk mengikuti beberapa rangkaian kegiatan Maulidan. Rabu (15/1/2014). Acara yang digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini bertujuan untuk menjaga tradisi umat Islam serta memperbanyak shalawat dan mengikuti sifat suri tauladan yang diajarkan Rosulullah SAW.

Menurut Ros Rosanah, Caleg DPRD Kuningan Dapil 2 dari Partai PDIP, tradisi ini jangan pernah hilang ditelan jaman. Apalagi, generasi muda saat ini sudah sangat rentan dengan pengaruh modernisasi yang bisa melunturkan budaya serta rasa kebangsaan cinta tanah air.

“Landasan kegiatan Maulidan dilakukan bukan hanya sekadar peringatan hari kelahiran nabi besar Muhammad SAW, akan tetapi dalam rangka mengajak kepada warga masyarakat khususnya umat muslim. Bagaimana kita mengikuti sifat yang diajarkan Rosulullah SAW dan memuliakannya,” ujarnya.

Lebih jauh istri dari Kuwu Desa Gerba, Sadi Kaswadi mengungkapkan, peringatan maulid Nabi tidak harus mewah, apalagi berlebihan. “Banyak hikmah yang harus dipetik. Seperti halnya perilaku Nabi Muhammad semasa hidupnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Mahasiswa STAI Al Ihya, Mia Kurnia menuturkan, hal ini secara implisit memuat arti perayaan itu sendiri. Hanya saja cara mengungkapkannya berbeda, namun maksud dan tujuannya tetap sama. Artinya bisa dengan puasa, menjamu makanan, berkumpul guna berdzikir, bershalawat atas Nabi SAW, ataupun menyimak perangainya yang mulia.

“Pemahaman seperti ini perlu diketengahkan. Peringatan maulid Nabi yang setiap tahunnya diadakan tidak sekedar seremonial belaka, tapi juga di-ilmiahi agar bernilai ibadah, dalam rangka mensyukuri rahmat Allah SWT dan menunjukkan kecintaan kita terhadap Rasulullah,” ungkap Mia, salah satu aktivis PMII Kuningan.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing